Pengecekan kesiapan alat dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Upaya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kembali menjadi sorotan utama pada gelaran Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi yang digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Jalan Ahmad Yani Nomor 16 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (09/12), menegaskan komitmen TNI sebagai garda terdepan dalam tugas kemanusiaan.
Apel dipimpin langsung Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., yang memimpin sekitar 550 peserta dari berbagai unsur. TNI menjadi unsur dominan dalam kegiatan ini, dengan kehadiran penuh jajaran Korem 082/CPYJ serta Kodim 0815/Mojokerto yang dipimpin Dandim Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., selaku penanggung jawab kegiatan.
Dalam amanatnya, Danrem 082/CPYJ menegaskan bahwa TNI harus berada di garis depan dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana, mengingat meningkatnya ancaman banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat dinamika cuaca. Ia menekankan pentingnya kesiapan personel, perlengkapan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
“TNI AD, khususnya Korem 082/CPYJ, harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Di lapangan, jajaran TNI menjadi motor penggerak pemeriksaan kesiapan pasukan. Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo tampak memberi perhatian penuh terhadap kesiapsiagaan personel dan memastikan seluruh jajaran Kodim berada dalam kondisi siap bergerak kapan pun dibutuhkan.
Upaya ini sejalan dengan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sistem peringatan dini yang lebih efektif serta penguatan Desa Tanggap Bencana di wilayah Mojokerto.
Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan soliditas seluruh komponen, dengan TNI sebagai pilar utama dalam koordinasi penanggulangan bencana, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., para Dan/Kabalak jajaran Korem 082/CPYJ, perwakilan Kejari, SPN Polda Jatim, Polres Mojokerto, serta para Danramil dan Pasi jajaran Kodim 0815. *pendim0815/ds
