Kondisi truk usai terlibat kecelakaan dan nampak petugas saat mengevakuasi paket yang berhamburan di ruas jalan tol.(Dokumen PJR Polda Jatim)
Madiun – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di ruas Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di KM 625.800 B, pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 02.10 WIB. Peristiwa tabrak belakang beruntun ini mengakibatkan tiga pengemudi mengalami luka ringan, sementara tidak ada korban jiwa.
Kecelakaan melibatkan truk golongan VI bernomor polisi B 9474 PFA bermuatan migas yang dikemudikan Udik Purniawan, truk golongan II BB 8038 FC bermuatan gula yang dikemudikan Agit Afdil Sukma, serta truk paket B 9842 CXT yang dikemudikan Alim.
Akibat kecelakaan tersebut, truk bermuatan paket terguling dan barang paketan berhamburan dan berceceran di ruas jalan tol Nganjuk-Caruban.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jawa Timur, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, melalui Panit PJR VI Iptu Yudhi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk bermuatan migas melaju dari arah timur ke barat di lajur kiri. Setibanya di lokasi, pengemudi diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya.
“Truk B 9474 PFA menabrak truk BB 8038 FC yang berada di depannya dan saat itu dalam kondisi berhenti di lajur satu. Sesaat kemudian, truk paket B 9842 CXT yang datang dari belakang juga menabrak truk pertama yang sudah berhenti akibat benturan awal,” jelas Iptu Yudhi.
Benturan beruntun tersebut menyebabkan ketiga pengemudi mengalami luka ringan. Udik Purniawan mengalami luka pada bibir bawah, Agit Afdil Sukma mengalami luka pada lutut kanan-kiri, sedangkan Alim mengalami patah kaki. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.
Meski melibatkan tiga kendaraan besar, tidak terjadi kerusakan pada sarana tol. Kerugian material ditaksir mencapai Rp25 juta, terutama pada bagian kendaraan yang ringsek akibat benturan.
Iptu Yudhi menambahkan bahwa faktor utama kecelakaan ini adalah kelelahan dan hilangnya konsentrasi pengemudi.
“Dari hasil olah TKP, penyebab kecelakaan murni karena pengemudi truk B 9474 PFA mengantuk. Kami kembali mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan berat, untuk beristirahat jika merasa lelah, mengingat potensi bahayanya sangat besar di jalur tol,” tegasnya.
Setelah kejadian, petugas PJR 617 yang terdiri dari Brigadir Wahyudi dan Bripda Aldika, bersama pengelola Tol Jasa Marga, langsung melakukan serangkaian tindakan, antara lain:
– Mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian
– Mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan
– Melakukan olah tempat kejadian perkara
– Mendokumentasikan lokasi
– Mengumpulkan keterangan saksi
– Mengevakuasi seluruh kendaraan ke tempat aman
– Menyerahkan barang bukti kepada Unit Laka Polres Madiun
Arus lalu lintas sempat tersendat namun dapat kembali normal setelah evakuasi selesai. Cuaca pada saat kejadian dilaporkan cerah dan kondisi lalu lintas landai-lancar.
“Kami mengapresiasi respons cepat petugas di lapangan sehingga proses evakuasi berjalan kondusif dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” tambah Iptu Yudhi.
Pihak kepolisian mengimbau agar pengemudi lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama pada perjalanan jarak jauh di waktu dini hari.*dsy
