Pemimpin Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin saat disalah satu toko kelontong Pasar Tanjung Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa (16/6), kondisi harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, terpantau aman dan stabil. Tidak terjadi lonjakan harga maupun peningkatan permintaan yang signifikan, khususnya untuk komoditas beras dan minyak goreng MinyaKita.
Aktivitas perdagangan di pasar tradisional terbesar di Kota Mojokerto itu berjalan seperti hari biasa. Sejumlah toko kelontong masih melayani pembeli dengan stok bahan pokok yang cukup dan tanpa adanya indikasi kelangkaan barang.
Salah satu pedagang, Alifiyah Nafa Ida, mengatakan ketersediaan beras dan minyak goreng di tokonya masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kebetulan kami menjual berbagai macam produk minyak goreng dan beras. Untuk stok MinyaKita dan beras SPHP di toko kami masih ada,” kata pemilik Toko Aliyah, Senin (15/6).
Ia menjelaskan, selama ini pasokan dari Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Proses pemesanan juga lebih mudah karena dilakukan melalui grup koordinasi yang melibatkan para pengecer.
“Baik permintaan order maupun jumlah order bisa dipesan lewat grup. Saya melayani pembeli sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Untuk MinyaKita maksimal dua kemasan per pembeli. Kadang ada yang ingin membeli lebih banyak, kami tolak karena ketentuannya memang maksimal dua kemasan dengan harga Rp15.700 per liter,” ujarnya.
Stabilnya harga dan stok bahan pokok di Pasar Tanjung tidak lepas dari upaya Perum BULOG Cabang Mojokerto yang terus menggencarkan distribusi minyak goreng MinyaKita dan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Beberapa hari lalu, BULOG menyalurkan pasokan kepada tujuh toko pengecer yang telah terdaftar dalam jaringan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Masing-masing toko mendapatkan alokasi sebanyak 600 liter MinyaKita dan 2.000 kilogram beras SPHP.
Pemimpin Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan distribusi tersebut merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan mudah dan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.
“Melalui penyaluran MinyaKita dan Beras SPHP di Pasar Tanjung ini, BULOG berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dan minyak goreng dengan mudah dan harga sesuai ketentuan pemerintah. Kami juga terus berkoordinasi dengan para pengecer agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” katanya.
Menurut Husin, penyaluran tersebut juga bertujuan untuk mencegah potensi kenaikan harga dan menjaga pasokan tetap tersedia di tingkat pengecer.
“BULOG secara rutin mendistribusikan beras SPHP dan MinyaKita ke pasar sebagai langkah nyata menjaga ketersediaan stok. Selain itu, tim kami secara berkala melakukan monitoring ke pedagang untuk memastikan ketersediaan stok beras SPHP dan MinyaKita di masing-masing toko. Langkah ini penting agar distribusi yang dilakukan benar-benar sampai ke masyarakat dan dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar,” tegasnya.
Para pedagang pun menyambut positif tambahan pasokan dari BULOG. Distribusi rutin dinilai membantu mereka menjaga ketersediaan barang dan melayani kebutuhan konsumen secara optimal.
BULOG Mojokerto memastikan pemantauan dan distribusi pangan strategis, khususnya MinyaKita dan beras SPHP, akan terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah, sekaligus memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi menjelang Tahun Baru Islam dan seterusnya. *ds
#bulogmojokerto
