TNI-Polri membantu membersihkan dan memperbaiki rumah warga terdampak puting beliung di Desa Wringinrejo, Sooko, Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Bencana angin puting beliung menerjang Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/1/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, salah satunya rusak cukup parah.
Peristiwa puting beliung terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Angin kencang secara tiba-tiba menerbangkan atap rumah warga yang terbuat dari seng, hingga beterbangan dan menimpa bangunan lain di sekitarnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah satu rumah yang terdampak parah adalah milik Moch Sulcan (58), warga Dusun Sambirejo RT 05 RW 06. Atap rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter terlepas seluruhnya akibat terjangan angin kencang. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.
“Atap rumah saya tiba-tiba terbang, suaranya keras sekali. Saya dan keluarga langsung keluar rumah karena takut ambruk,” ujar Moch Sulcan saat ditemui di lokasi.
Selain itu, rumah milik Matsakur (60), yang berada tidak jauh dari lokasi, juga mengalami kerusakan ringan. Atap rumahnya tertimpa seng yang terlepas dari rumah Moch Sulcan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Sooko bersama Koramil Sooko bergerak cepat dengan melaksanakan kegiatan bhakti sosial pada Kamis (5/1/2026) pagi. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 10.30 WIB dengan fokus penanganan rumah warga terdampak.
Kapolsek Sooko AKP Syaiful Isro’, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab TNI-Polri dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami bersama Koramil Sooko langsung turun ke lokasi untuk membantu warga. Mulai dari membersihkan puing-puing, menyingkirkan seng yang menimpa rumah, hingga membantu perbaikan atap agar rumah bisa kembali ditempati dengan aman,” ujar AKP Syaiful Isro’.
Ia menambahkan, sinergi TNI-Polri dengan pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan cepat pascabencana.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah bentuk nyata Polri hadir dan peduli. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI-Polri bersama warga sekitar bergotong royong membersihkan reruntuhan atap, mengangkut seng bekas, serta memperbaiki bagian atap rumah yang rusak.
Kepala Desa Wringinrejo mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Sooko dan Koramil Sooko dalam membantu warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan respon cepat dari Polsek Sooko dan Koramil Sooko. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak bencana puting beliung,” ungkap Kepala Desa Wringinrejo.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya pada musim penghujan.
Dengan adanya kerja sama antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, proses penanganan pascabencana berjalan lancar dan diharapkan kondisi warga dapat segera pulih.(dsy)
