Mobil Toyota Fortuner yang terlibat kecelakaan di ruas tol SuMo KM 735 jalur A.(Foto: Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) 3 Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas ganda yang terjadi di KM 735/400 jalur A ruas tol SuMo, Senin (16/2/2026) pagi. Dua kendaraan yang terlibat langsung diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 WIB saat kondisi arus lalu lintas relatif lancar dengan cuaca gerimis.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar,” kata Ipda Ridho, Senin.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, kecelakaan melibatkan Toyota Fortuner bernomor polisi B 1116 VJE dan Toyota Hilux bernopol L 8530 VG. Fortuner diketahui melaju dari arah Jakarta menuju Madura, sementara Hilux berjalan searah di lajur lambat.
“Diduga pengemudi Fortuner kurang konsentrasi dan melakukan manuver mendahului melalui bahu jalan. Saat itulah terjadi benturan pada roda depan kendaraan Hilux,” jelasnya.
Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai kurang lebih Rp10 juta. Meski demikian, seluruh pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.
Ipda Ridho menambahkan, setelah kejadian petugas PJR bersama pengelola tol melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pengaturan lalu lintas, olah TKP, pendataan saksi, hingga pengamanan barang bukti kendaraan yang kemudian dibawa ke Pos WIKA JSM.
“Penanganan cepat dilakukan agar tidak menimbulkan kepadatan arus dan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Melalui kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan berlalu lintas di jalan tol, khususnya larangan menggunakan bahu jalan untuk mendahului kendaraan lain.
“Bahu jalan hanya digunakan dalam kondisi darurat. Kami harap pengemudi selalu disiplin dan fokus agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Ipda Ridho.(Dsy)
