Petugas PJR 3 Polda Jatim saat olah TKP dan evakuasi mobil Isuzu Traga muatan durian yang mengalami kecelakaan di ruas tol SuMo KM 713/+200 jalur B.(Foto: Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di KM 713+200 jalur B ruas tol Surabaya-Mojokerto (SuMo), Senin (16/2/2025) pagi. Sebuah kendaraan Isuzu Traga bermuatan durian dilaporkan terguling setelah mengalami pecah ban saat melaju dari arah Bali menuju Sragen.
Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 WIB saat arus lalu lintas terpantau lancar dan cuaca dalam kondisi mendung.
“Kendaraan Isuzu Traga melaju di lajur lambat dengan kecepatan sedang. Saat tiba di KM 713+200 jalur B, diduga ban kiri belakang pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan oleng ke kiri hingga menabrak guardrail,” jelas Ipda Ridho saat dikonfirmasi.
Akibat benturan tersebut, kendaraan bernomor polisi K-9538-CZ yang dikemudikan oleh Zidan Bunayya Inaam (26) dan penumpang Risky Setya Rochman (19) keduanya warga Jepara, Jawa Tengah itu terguling dan berputar arah dengan posisi akhir menghadap ke selatan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian material sekitar Rp20 juta, pengemudi maupun penumpang dipastikan selamat.
“Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Pengemudi dan penumpang dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka serius,” tambahnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) bersama pengelola tol segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan cepat. Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas, tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), pendokumentasian TKP, serta pengumpulan keterangan saksi.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Pool WIKA agar tidak mengganggu arus lalu lintas di ruas tol,” ujar Ipda Ridho.
Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh, termasuk pengecekan ban secara menyeluruh.
“Kondisi ban sangat vital. Kami mengingatkan pengemudi untuk rutin melakukan pemeriksaan agar kecelakaan serupa tidak terulang dan keselamatan di jalan tol tetap terjaga,” pungkasnya.(Dsy)
