Salah satu pelayanan publik pemerintah kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Upaya reformasi pelayanan publik Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan hasil nyata. Setelah mengalami penurunan selama dua tahun berturut-turut, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Mojokerto pada 2025 justru melonjak tajam menjadi 4,67, capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Lonjakan tersebut menandai titik balik kinerja pelayanan publik di Kota Mojokerto. Sebelumnya, IPP tercatat di angka 4,18 pada 2021, meningkat ke 4,52 pada 2022, lalu menurun menjadi 4,22 pada 2023 dan kembali turun ke 4,19 pada 2024. Kenaikan signifikan pada 2025 menjadi bukti bahwa langkah pembenahan yang dilakukan mulai membuahkan hasil.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan capaian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh dan kerja berkelanjutan seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat.
“Capaian IPP tahun 2025 ini adalah hasil proses panjang, bukan kerja instan. Kami terus melakukan pembenahan sistem pelayanan, mulai dari peningkatan kualitas SDM, digitalisasi layanan, hingga penguatan standar pelayanan publik,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita.
Menurutnya, perbaikan pelayanan publik tidak cukup hanya dengan pembaruan prosedur administratif, tetapi harus diiringi perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.
“Kami mendorong aparatur agar lebih responsif, transparan, dan menempatkan masyarakat sebagai pusat layanan. Setiap inovasi harus berdampak langsung dan benar-benar dirasakan warga,” imbuhnya.
Ning Ita juga menekankan bahwa capaian ini sekaligus menjadi pengingat agar pemerintah daerah tidak berpuas diri. Konsistensi dan inovasi berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.
“Angka indeks ini harus sejalan dengan kepuasan masyarakat. Tantangannya adalah menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.
Pencapaian IPP 2025 tersebut menjadi sinyal positif bahwa arah kebijakan pembenahan pelayanan publik di Kota Mojokerto berada pada jalur yang tepat, sekaligus menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah di masa mendatang. *ds
