Lokasi penemuan jasad pemuda di bawah Jembatan Kembar, jalur Cangar–Pacet.(suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Seorang pemuda berinisial MA (24), warga Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Kembar jalur Cangar–Pacet, kawasan hutan Tahura Raden Soerjo, Selasa (31/3) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di aliran sungai dengan luka pada bagian kepala. Dugaan sementara, korban terjatuh dari atas jembatan yang menjadi penghubung wilayah Mojokerto dengan Kota Batu tersebut.
Salah satu warga setempat, Tampi, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali terlihat berada di bawah jembatan kawasan Cangar.
“Posisinya di bawah jembatan, di aliran sungai,” ujarnya.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda motor milik korban, yakni Honda BeAT bernopol S 4184 NBW, yang terparkir di sisi jembatan. Keberadaan kendaraan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban berada di atas jembatan sebelum kejadian.
Sejumlah warga menyebut, sebelum ditemukan, korban sempat terlihat mondar-mandir di area jembatan. Namun, belum diketahui secara pasti apa yang terjadi hingga korban akhirnya jatuh ke bawah.
Petugas kepolisian bersama tim relawan kemudian mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Pacet, AKP MK Umam, membenarkan peristiwa penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi kejadian termasuk dalam wilayah hukum Polres Kota Batu.
“Setelah dilakukan pengecekan, lokasi kejadian masuk wilayah hukum Polsek Bumiaji, Polres Batu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna, menyatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya korban dari jembatan tersebut. *dsy
