Bupati Jombang Warsubi bersama rombongan dalam kunjungannya ke PT Camino Industrial Indonesia.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kabar baik bagi pencari kerja di Kabupaten Jombang. Ribuan peluang kerja baru diproyeksikan segera terbuka seiring rencana ekspansi sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut.
Untuk memastikan investasi berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Bupati Jombang Warsubi turun langsung melakukan kunjungan kerja ke PT Camino Industrial Indonesia dan PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), Jumat (12/6/2026).
Kunjungan tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, para asisten daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait, mulai dari Dinas Tenaga Kerja, DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan hingga Bappeda.
Langkah itu menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendukung iklim investasi sekaligus memastikan setiap pengembangan usaha dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kunjungan pertama dilakukan ke PT Camino Industrial Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Jombang. Rombongan disambut langsung Direktur Utama PT Camino Agus Wijaya bersama jajaran manajemen perusahaan.
Dalam pemaparannya, manajemen menjelaskan bahwa PT Camino terus menunjukkan pertumbuhan positif sejak berdiri pada tahun 2021.
Perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur tersebut mulai melakukan ekspor pada tahun 2023 dan kini telah memasarkan produknya ke berbagai negara.
Sebanyak 60 persen produk perusahaan diekspor ke Amerika Serikat, 30 persen ke negara-negara Eropa, dan sisanya ke kawasan Asia, Australia, serta Afrika.
Saat ini PT Camino telah mempekerjakan sekitar 2.300 tenaga kerja lokal di area produksi seluas 3,7 hektare.
Yang lebih menggembirakan, perusahaan tersebut tengah menyiapkan pembangunan pabrik baru di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo.
Pabrik yang akan berdiri di atas lahan seluas 10,3 hektare itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 6.900 tenaga kerja ketika beroperasi penuh.
Manajemen menargetkan pembangunan fasilitas produksi baru tersebut dapat selesai dan mulai beroperasi sebelum akhir tahun 2026.
Pada tahap awal operasional, perusahaan membutuhkan sekitar 200 tenaga kerja bidang jahit (sewing), 20 teknisi injection, serta tenaga assembling dari lulusan SMA dan SMK.
Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Camino yang terus mengembangkan investasinya di Jombang.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Camino yang telah memilih Jombang sebagai lokasi investasi. Pemerintah Kabupaten Jombang siap memberikan dukungan penuh agar pengembangan usaha ini berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Warsubi, keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari nilai modal yang masuk, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan.
Usai mengunjungi PT Camino, rombongan melanjutkan agenda ke PT Cheil Jedang Indonesia (CJI).
Di perusahaan yang merupakan bagian dari grup industri asal Korea Selatan tersebut, Bupati Warsubi diterima oleh Direktur Produksi Mr. Kim Sang Hak, Division Head Engineering and Energy Mr. Gu Ja Yeong, General Manager Rudhik Siswanto, serta Manager PR dan Legal Wahyu Aries.
Dalam pertemuan itu, manajemen PT CJI memaparkan rencana pengembangan produk baru dan pembangunan gedung produksi tambahan untuk meningkatkan kapasitas perusahaan.
Saat ini PT CJI mempekerjakan sekitar 1.425 tenaga kerja lokal dan 15 tenaga kerja asing.
Pengembangan fasilitas produksi baru akan didukung perluasan lahan sekitar lima hektare yang telah dipersiapkan sejak beberapa tahun terakhir.
Meski menggunakan teknologi otomatisasi modern berbasis PLC Control, proyek pengembangan tersebut diperkirakan tetap membuka peluang kerja baru bagi tenaga profesional dan operator berkeahlian khusus.
Selain itu, manajemen PT CJI mengungkapkan bahwa Kabupaten Jombang saat ini masuk dalam kajian perusahaan pusat di Korea Selatan sebagai salah satu lokasi potensial untuk investasi lanjutan.
Informasi tersebut disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Warsubi berharap berbagai keunggulan yang dimiliki daerah, mulai dari kemudahan perizinan, ketersediaan tenaga kerja, dukungan infrastruktur hingga situasi keamanan yang kondusif, dapat menjadi pertimbangan utama bagi investor.
Menurutnya, masuknya investasi baru akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin investasi yang masuk ke Jombang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semakin banyak perusahaan berkembang, semakin besar pula peluang kerja yang tersedia bagi warga Jombang,” katanya.
Dengan potensi penyerapan ribuan tenaga kerja dari sektor industri, Pemerintah Kabupaten Jombang mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi agar mampu bersaing serta memanfaatkan peluang kerja yang akan terbuka dalam waktu dekat.(Irw/dsy)
