Pembukaan turnamen Futsal piala PWI Cup 2026 di lapangan AKA Benpas Kota Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Turnamen Futsal Tingkat Pelajar Piala PWI Mojokerto Cup 2026 resmi menuntaskan seluruh pertandingan fase penyisihan. Dari total 32 tim peserta, sebanyak 16 tim terbaik berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP dari wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto. Hasil penyisihan menunjukkan persaingan ketat, dengan komposisi delapan tim dari Kota Mojokerto dan delapan tim dari Kabupaten Mojokerto yang lolos ke fase berikutnya.
Tim-tim asal Kota Mojokerto yang melaju ke babak 16 besar di antaranya SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 9, serta SMP Taman Siswa. Sementara dari Kabupaten Mojokerto, tim yang bertahan adalah SMPN 1 Gedeg, SMPN 2 Kemlagi, SMPN 2 Jatirejo, SMPN 2 Jetis, SMPN 1 Trowulan, SMPN 3 Kutorejo, dan SMPN 2 Kutorejo.
Turnamen ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto bersama Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti di Lapangan AKA BENPAS Futsal Center, Kota Mojokerto, Selasa (20/1/2026).
Seluruh laga babak 16 besar akan digelar di GOR Majapahit Kota Mojokerto dengan format gugur. Artinya, setiap tim harus tampil maksimal karena kekalahan akan langsung mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini.
Ketua Panitia HPN PWI Mojokerto, Yunan Muzaki, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aturan khusus yang harus dipatuhi pada fase ini. Salah satunya adalah pembatasan jumlah suporter maksimal 100 orang per tim, dengan ketentuan mengenakan identitas atau kaos resmi sekolah serta wajib didampingi pendamping.
“Durasi pertandingan tetap 2 x 10 menit, dan seluruh laga dapat disaksikan secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, menyebut turnamen ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan juga bagian dari upaya pembinaan olahraga pelajar.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan bakatnya. Ini sejalan dengan program pembinaan PSSI dan pemerintah daerah, baik Pemkot maupun Pemkab Mojokerto,” katanya saat melakukan mapping bersama panitia di GOR Majapahit.
Ia berharap dari ajang ini akan lahir atlet futsal muda berprestasi yang mampu membawa nama Mojokerto di tingkat yang lebih tinggi.
Memasuki babak 16 besar, atmosfer persaingan dipastikan semakin memanas. Setiap tim siap tampil habis-habisan demi mengamankan tiket ke babak perempat final.*dsy
