Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan bantuan kursi roda.(Suaraharianpagi.id/swy)
Sidoarjo – Suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu. Program tersebut menyasar rumah-rumah warga yang membutuhkan perbaikan mendesak demi meningkatkan kualitas hunian agar lebih aman, sehat, dan nyaman.
Program bantuan renovasi RTLH yang dilaksanakan Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Baznas Sidoarjo meliputi perbaikan lantai, dinding, dan atap rumah. Selain itu, perbaikan kamar mandi juga dilakukan apabila kondisinya dinilai tidak layak, terutama pembangunan septic tank sehat bagi rumah penerima bantuan.
Selain program renovasi RTLH, Pemkab Sidoarjo juga terus menyalurkan berbagai bantuan kesejahteraan sosial. Salah satunya adalah bantuan kursi roda bagi warga kurang mampu yang memiliki keterbatasan fisik.
Pada Minggu pagi (8/2/2026), Bupati Sidoarjo H. Subandi secara langsung menyerahkan bantuan renovasi RTLH sekaligus bantuan kursi roda kepada warga. Bantuan kursi roda diserahkan kepada Muslikah, warga Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan.
Sementara itu, bantuan renovasi RTLH diberikan kepada tiga rumah warga di Kecamatan Gedangan, yakni rumah milik Lailatul Chusnah di Desa Gedangan serta rumah Suwito dan Tatik Rahayu di Desa Sawotratap. Bupati Subandi memastikan ketiga rumah tersebut segera mendapatkan perbaikan.
Saat meninjau rumah Suwito, Bupati Subandi menyoroti kondisi bangunan yang masih tidak layak huni.
“Kondisi kanan kiri dinding rumah masih dari triplek. Kami bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Kepala Dinas Sosial, Baznas, dan Pak Camat hadir untuk memastikan, mugi-mugi segera ada perbaikan,” ujar Bupati Subandi.
Bupati Subandi menegaskan bahwa program renovasi RTLH akan terus berjalan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan warganya memiliki hunian yang layak sesuai standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.
“Kami akan terus berupaya memastikan setiap warga, terutama yang tidak mampu, mendapatkan bantuan seperti renovasi RTLH agar mereka memiliki hunian yang nyaman, aman, dan sehat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program renovasi RTLH diprioritaskan pada perbaikan mendesak, seperti atap rumah dan kamar mandi, mengingat saat ini memasuki musim penghujan dan menjelang bulan Ramadan. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan warga dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman.
“Program renovasi RTLH menjadi salah satu wujud nyata pemerintah dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi sulit,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Lailatul Chusnah, mengaku bersyukur rumahnya segera direnovasi. Ia mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki rumah telah lama ada, namun terkendala kondisi ekonomi.
“Alhamdulillah, senang sekali rumah saya mau dibedah supaya layak untuk anak-anak. Sudah lama ingin memperbaiki, tapi belum mampu,” ujarnya haru.(Swy)
