Kasatlantas polres Lumajang AKP Yulian Putra nampak memberikan edukasi kepada pengguna jalan.(Suaraharianpagi.id/red)
Lumajang – Suaraharianpagi.id
Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Polda Jawa Timur melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Kali ini, petugas turun langsung ke jalan membagikan ratusan brosur imbauan kepada para pengendara di kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut menyasar pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di area publik tersebut.
Kegiatan edukasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, dengan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang humanis. Petugas menyapa satu per satu pengendara sembari memberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Hari ini kami fokuskan kegiatan di area publik seperti Alun-Alun Lumajang. Tujuannya bukan untuk menindak, melainkan mengajak masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKP Yulian.
Ia menegaskan, edukasi dilakukan secara persuasif agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
“Kami berharap masyarakat lebih disiplin dan menyadari bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama saat berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbuhnya.
Brosur yang dibagikan memuat sejumlah sasaran prioritas Operasi Keselamatan Semeru 2026, di antaranya larangan menggunakan ponsel saat berkendara, kewajiban menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, larangan melawan arus serta berkendara di bawah pengaruh alkohol, hingga penertiban penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 sendiri digelar selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Operasi ini kami gelar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terlebih menjelang momentum besar keagamaan,” pungkas AKP Yulian.
Salah satu pengendara sepeda motor, Ahmad (40), mengaku mengapresiasi langkah edukatif yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lumajang.
“Sangat bagus, jadi kita diingatkan lagi soal aturan lalu lintas. Kadang memang suka lupa pakai helm dengan benar meski jaraknya dekat,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur yang dilakukan secara masif, Polres Lumajang Polda Jatim berharap angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah yang dikenal sebagai “Kota Pisang” tersebut dapat ditekan secara signifikan. Polisi pun mengimbau masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari, bukan hanya saat ada petugas di jalan.(red)
