Ning ita beri sambutan pada Sarasehan Pengembangan Pariwisata di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri Sarasehan Pengembangan Pariwisata yang digelar di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Senin (16/3).
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjelaskan bahwa penguatan sektor pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengingat Kota Mojokerto memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga sektor jasa dan perdagangan menjadi potensi utama yang perlu dioptimalkan.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto yang sempat mengalami perlambatan hingga mencapai 2,79 persen pada tahun 2023 akibat penutupan beberapa pabrik rokok, kini kembali menunjukkan tren yang positif.
“Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto saat ini berada pada kisaran 5,32 hingga 5,34 persen. Angka tersebut sebenarnya sudah berada pada titik normal pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkot Mojokerto tetap berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan memperkuat sektor pariwisata serta membuka peluang investasi yang lebih luas.
“Melalui penguatan sektor pariwisata serta peluang investasi yang kita buka seluas-luasnya, kita berharap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat lebih cepat,” terangnya.
Lebih lanjut, Ning Ita menuturkan bahwa pengembangan sektor pariwisata memiliki dampak yang luas terhadap berbagai sektor ekonomi lainnya, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), industri kreatif, perhotelan, hingga sektor transportasi.
Ia menyebutkan bahwa dari sekitar 29 ribu UMKM yang ada di Kota Mojokerto, lebih dari 16 ribu di antaranya bergerak di sektor kuliner yang sangat berkaitan erat dengan aktivitas pariwisata.
Selain itu, data pemerintah daerah juga menunjukkan perkembangan yang cukup positif dari sektor pariwisata, mulai dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, meningkatnya tingkat hunian hotel, hingga bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut.
“Kalau kita kelola dengan baik, data menunjukkan progres yang positif. Kunjungan wisatawan meningkat, tingkat hunian hotel bertambah, dan PAD dari sektor pariwisata juga terus naik,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Mojokerto juga akan menggulirkan program One OPD One Event, yang diharapkan mampu mendorong lebih banyak kegiatan dan event di daerah. Program tersebut juga ditargetkan dapat menarik minat investor sekaligus meningkatkan aktivitas pariwisata di Kota Mojokerto.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Mojokerto berharap sektor pariwisata dapat menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. *ds
Tag :
#walikotamojokerto #wakilwalikotamojokerto #sekdakotamojokerto #humaskotamojokerto #kominfokotamojokerto
