Muscab Ke-IV di Guest House Universitas Brawijaya. (suaraharianpagi.id/ich)
Malang – suaraharianpagi.id
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Malang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IV di Guest House Universitas Brawijaya, Sabtu (29/11). Muscab digelar lebih cepat dari jadwal lima tahunan sebagai bentuk evaluasi organisasi pada akhir periode 2025.
Ketua Umum DPP Hanura, Dr. Oesman Sapta, tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Namun acara dihadiri Ketua DPD Hanura Jawa Timur, Dr. Ir. Sumarzen Marjuki, MMT, serta Plt Ketua DPC Hanura Kota Malang, Ahmad Zaini, SH, MH.
Dalam sambutan pembukanya, Ahmad Zaini menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal DPC Hanura Kota Malang.
“Harapan kami DPC Hanura Kota Malang tetap bersatu. Jangan sampai jabatan menimbulkan perpecahan di tubuh partai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Jawa Timur, Sumarzen Marjuki, menyampaikan bahwa Muscab idealnya digelar setiap lima tahun, namun dapat dipercepat apabila ada kebutuhan evaluasi organisasi.
“Muscab memang seharusnya berlangsung lima tahun sekali, tetapi waktu bisa berubah ketika ada kebutuhan evaluasi penting,” ungkapnya dalam sambutan.
Ia menekankan bahwa seluruh unsur dalam struktur kepartaian harus terintegrasi dan bekerja selaras demi memperkuat organisasi.
Usai pembukaan acara, Sumarzen kembali menjelaskan bahwa percepatan Muscab Hanura Kota Malang merupakan langkah evaluatif.
“Pergantian DPC tidak harus menunggu lima tahun. Muscab Ke-IV ini adalah bagian dari evaluasi tanggung jawab organisasi. PAW atau dinamika internal lainnya bisa menjadi dasar percepatan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ahmad Zaini. Ia menyebut percepatan Muscab dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap kepemimpinan sebelumnya.
“Intinya, ketua DPC Hanura Kota Malang ke depan harus visioner,” katanya.
Berdasarkan hasil Muscab Ke-IV, Fahmi terpilih sebagai Ketua DPC Hanura Kota Malang yang baru. *ich
