Polisi sedang mengevakuasi mobil Fortuner yang mengalami kecelakaan di ruas tol JoMo.(Foto: Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jo–Mo) jalur A, tepatnya di Km 685+900, Kamis (12/2/2026) sore. Sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi A 1844 BR terguling setelah diduga mengalami aquaplaning saat melintas di tengah hujan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.10 WIB. Berdasarkan informasi kepolisian, kendaraan Toyota Fortuner yang dikemudikan Slamet Wiyono (52), warga Karanganyar, saat itu melaju dari arah Karanganyar menuju Mojokerto. Di dalam kendaraan terdapat dua penumpang, yakni Bambang (65) dan Wahyu Budi Sugiarto (52).
“Sesampainya di Km 685+900 jalur A Tol Jo–Mo, kendaraan diduga mengalami aquaplaning akibat kondisi jalan basah karena hujan. Mobil kemudian oleng ke kiri, terguling, dan menabrak guardrail pembatas beton bahu jalan,” ujar Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Siswanto, saat dikonfirmasi.
Ipda Siswanto menjelaskan, setelah terguling, kendaraan berhenti dalam posisi melintang di lajur lambat. Meski sempat mengganggu arus lalu lintas, kondisi lalu lintas saat kejadian terpantau landai dan lancar.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Pengemudi dan seluruh penumpang selamat,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta, sementara kerusakan sarana tol masih dalam proses penghitungan oleh pihak pengelola jalan tol.
Petugas dari PJR 311 Ditlantas Polda Jatim bersama pengelola Tol Jombang–Mojokerto segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendokumentasian, serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Pos PJR Km 684 untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Ipda Siswanto.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman guna menghindari risiko aquaplaning yang dapat memicu kecelakaan.(Dsy)
