Gambar ilustrasi.(Suaraharianpagi.id/red)
Gresik – Suaraharianpagi.id
Seorang remaja berusia 14 tahun di Gresik menjadi korban perampasan sepeda motor oleh sekelompok orang tak dikenal dengan modus menuduh korban melakukan kekerasan. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Giri Pucem, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Informasi ini disampaikan oleh orang tua korban, Femy, yang menyebut anaknya saat itu sedang menunggu temannya di pinggir jalan. Tiba-tiba, korban didatangi enam orang pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor.
Menurut keterangan, para pelaku memiliki perawakan besar, diperkirakan berusia sekitar 30 tahun, dan menggunakan masker. Mereka langsung memepet korban dan menuduhnya telah memukul salah satu kerabat mereka.
“Anak saya dituduh memukul, lalu sempat berdebat dengan para pelaku,” ujar Femy.
Situasi kemudian memanas hingga korban bersama temannya dipaksa ikut oleh para pelaku dan dibawa ke wilayah Kebomas, Gresik.
Di lokasi tersebut, korban diturunkan di pinggir jalan, sementara sepeda motor dan telepon genggam milik korban serta temannya dibawa kabur.
Femy sempat mencoba melacak ponsel anaknya. Hasil pelacakan menunjukkan perangkat tersebut sempat terdeteksi berada di kawasan Dupak, Surabaya pada dini hari.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha NMax warna sky blue tahun 2021 serta handphone miliknya.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, yakni Polres Gresik, untuk ditindaklanjuti.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan di jalanan.
Orang tua juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di bawah umur, termasuk dalam penggunaan kendaraan bermotor, guna meminimalisir risiko menjadi korban tindak kriminal.(Dsy)
