Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan bersama kepala desa Mlirip Purwanto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebutuhan masyarakat sekitar dengan merencanakan pembangunan sumur bor di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Rencana tersebut dibahas melalui koordinasi bersama pemerintah desa yang digelar di ruang Kepala Lapas, Senin (2/3/2026).
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, dan dihadiri Kepala Desa Mlirip beserta perangkat desa terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut staf Barang Milik Negara (BMN) Lapas Mojokerto untuk membahas aspek teknis serta dukungan administrasi dalam proses pembangunan sumur bor.
Dalam pembahasan, disepakati bahwa lokasi pembangunan berada di wilayah Desa Mlirip dan ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih warga. Pihak Lapas Mojokerto berperan memberikan dukungan dan sinergi sebagai bentuk kontribusi sosial kepada masyarakat di sekitar lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial institusi. Menurutnya, keberadaan Lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin Lapas Mojokerto tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dukungan pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Mlirip dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah desa menjadi elemen penting dalam membangun hubungan harmonis antara institusi negara dan masyarakat. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Mlirip menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pihak Lapas Mojokerto. Ia menyebut pembangunan sumur bor sangat dibutuhkan warga, terutama untuk menjamin ketersediaan air bersih dalam jangka panjang.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Pembangunan sumur bor ini tentu sangat bermanfaat bagi warga kami,” ungkapnya.
Melalui koordinasi ini, proses pembangunan sumur bor di Desa Mlirip diharapkan segera terealisasi. Kolaborasi antara Lapas Mojokerto dan Pemerintah Desa Mlirip menjadi contoh sinergi positif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat hubungan kelembagaan dengan lingkungan sekitar.(Dsy)
