Kegiatan karya bakti pembersihan eceng gondok di aliran Sungai Brantas, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya pencegahan bencana alam, Korem 082/CPYJ bersama Kodim 0815/Mojokerto, jajaran Balakrem 082/CPYJ, serta instansi terkait melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan eceng gondok di aliran Sungai Brantas, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (09/02).
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Lapangan Cikaran, Asrama Korem 082/CPYJ, yang melibatkan sekitar 350 personel. Dari jumlah tersebut, 200 personel berasal dari Kodim 0815/Mojokerto.
Turut hadir dalam kegiatan ini Danrem 082/CPYJ yang diwakili oleh Kasiter Rem 082/CPYJ Letkol Arm Safe’i, para Pasi dan Pamen Korem 082/CPYJ, personel TNI-Polri, BPBD Kabupaten Mojokerto, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Usai pelaksanaan apel, seluruh peserta bergerak menuju lokasi kegiatan dan melaksanakan pembersihan eceng gondok secara gotong royong di sepanjang aliran Sungai Brantas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan karya bakti ini bertujuan untuk mengatasi penyumbatan aliran Sungai Brantas akibat pertumbuhan eceng gondok yang semakin padat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan pendangkalan, banjir, serta terganggunya keseimbangan ekosistem perairan.
“Melalui karya bakti ini, kami ingin memastikan aliran sungai kembali lancar sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara TNI dan seluruh instansi terkait dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan seluruh personel gabungan terlihat antusias membersihkan eceng gondok di masing-masing sasaran. Diharapkan, kegiatan karya bakti ini mampu memberikan dampak positif dalam mencegah terjadinya bencana banjir, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Brantas sebagai sumber kehidupan masyarakat Mojokerto dan sekitarnya. *pendim0815/ds
