Koramil 0815/06 Kemlagi bersama seluruh petani pemilik lahan sawah di Desa Mojowono melaksanakan penyemprotan serentak bakteri Xanthomonas. (Kodim0815/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan penyemprotan serentak bakteri Xanthomonas penyebab penyakit kresek pada tanaman padi di Dusun Segawe Kidul, Desa Mojowono, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (15/01).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh petani pemilik lahan sawah di Desa Mojowono sebagai bentuk langkah preventif dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berpotensi menurunkan hasil panen.
Danramil 0815/06 Kemlagi, Kapten Inf Sudirman, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi bersama instansi pertanian dan para petani guna mencegah penyebaran penyakit kresek.
“Penyemprotan serentak ini diharapkan mampu menekan serangan bakteri Xanthomonas, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan kesejahteraan petani dapat meningkat. Koramil akan terus mendukung program pertanian dan ketahanan pangan di wilayah binaan,” tegasnya.
Sebelum pelaksanaan penyemprotan, kegiatan diawali dengan sosialisasi teknis, penyiapan alat semprot, pencampuran fungisida, serta pembagian cairan semprot ke dalam tangki sprayer. Selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan penyemprotan secara serentak di area persawahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani semakin memahami pentingnya pengendalian penyakit tanaman secara terpadu dan berkelanjutan demi menjaga hasil panen yang optimal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut POPT Kecamatan Kemlagi Prima Putri, Babinsa Desa Mojowono Serda Dedy Hertanto, PPL Desa Mojowono Wiwik beserta empat anggota, Ketua Gapoktan Karya Tani I Desa Mojowono Sukarjo, serta para petani setempat. *pendim0815/ds
