Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo beri arahan dalam rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kabupaten Mojokerto di Pendapa Griya Paramita Cikaran. (suaraharianpagi.id/pendim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Komitmen memperkuat ekonomi desa terus diwujudkan melalui percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mojokerto. Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan launching, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo menggelar rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kabupaten Mojokerto di Pendapa Griya Paramita Cikaran, Jumat (08/05).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Muhtar, serta puluhan kepala desa yang pembangunan KDKMP di wilayahnya telah selesai.
Dalam arahannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi seluruh kepala desa sehingga pembangunan KDKMP di Mojokerto dapat berjalan cepat dan mencapai progres signifikan.
“Keberhasilan pembangunan KDKMP ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan seluruh kepala desa. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja sama yang telah terjalin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu daerah yang dinilai cepat dalam pelaksanaan pembangunan KDKMP dan dipersiapkan untuk pelaksanaan launching nasional.
Menurutnya, percepatan tersebut menjadi peluang besar bagi desa-desa di Mojokerto untuk lebih awal mengoperasikan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi kesempatan baik bagi desa-desa di Mojokerto karena KDKMP nantinya bisa segera dioperasionalkan untuk mendukung perekonomian masyarakat desa,” ungkapnya.
Dalam rapat koordinasi itu, Dandim juga meminta dukungan kepala desa dalam pengawasan serta percepatan penyiapan sarana pendukung menjelang peluncuran program.
Selain membahas kesiapan launching, ia turut memaparkan tujuan utama pembentukan KDKMP, yakni memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu petani, sekaligus memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.
Menurutnya, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menekan disparitas harga berbagai komoditas dan produk subsidi yang selama ini dipengaruhi panjangnya jalur distribusi.
“KDKMP hadir untuk membantu masyarakat desa. Harapannya harga kebutuhan pokok lebih terkendali, petani mendapatkan keuntungan layak, dan masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Lebih lanjut, KDKMP juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi dan penggerak ekonomi desa, termasuk mendukung penyimpanan hasil pertanian hingga distribusi logistik wilayah.
Dalam forum tersebut turut dibahas mekanisme operasional koperasi, mulai dari penyiapan tenaga kerja hingga pengelolaan gerai koperasi agar dapat berjalan optimal saat resmi beroperasi nanti.
Rapat koordinasi berlangsung penuh antusias, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah desa semakin kuat dalam menyukseskan program KDKMP di Kabupaten Mojokerto. *pendim0815/ds
Tag :
#kodim0815/mojokerto #dandim0815/mojokerto #pendim0815/mojokerto
