Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., pimpin upacara peringatan Hari Juang TNI AD di Lapangan Cikaran Asrama Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/kodim0815)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 menjadi momentum peneguhan jati diri prajurit sebagai tentara rakyat yang senantiasa hadir dan menyatu dengan masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam upacara peringatan Hari Juang TNI AD yang dipimpin langsung Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., di Lapangan Cikaran Asrama Korem 082/CPYJ, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (15/12) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”. Sebanyak sekitar 350 personel gabungan prajurit TNI dan PNS jajaran Korem 082/CPYJ serta Kodim 0815/Mojokerto mengikuti jalannya upacara.
Bertindak sebagai Perwira Upacara Letda Inf Sholimin (Paurdal Korem 082/CPYJ) dan Komandan Upacara Kapten Cba Yudiono (Pasibek Denbekang V/2.B Mojokerto). Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Letkol Caj Mugi Santoso (Kasi Pers Rem 082/CPYJ), serta dihadiri para Dan dan Ka Satuan, perwira, bintara, tamtama, dan PNS di lingkungan Korem 082/CPYJ.
Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Letkol Inf Abi Swanjoyo membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang menegaskan bahwa Hari Juang TNI AD merupakan tonggak sejarah penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan, khususnya peristiwa Palagan Ambarawa yang menjadi simbol perlawanan dan keteguhan TNI bersama rakyat.
Amanat tersebut juga menekankan pentingnya prajurit TNI AD untuk terus memegang teguh jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang selalu berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.
Melalui peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025 ini, seluruh prajurit dan ASN TNI AD diharapkan semakin menghayati nilai-nilai luhur perjuangan, meneladani semangat Panglima Besar Jenderal Soedirman, serta memperkuat komitmen pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. *pendim0815/ds
