Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa beri arahan saat menghadiri Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII di Pendopo Graha Maja Tama. (suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, peran guru dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di era yang terus berkembang.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII yang diselenggarakan Komunitas Guru Belajar Nusantara di Pendopo Graha Maja Tama.
Dalam sambutannya, Gus Barra menekankan bahwa pembahasan mengenai masa depan Kabupaten Mojokerto tidak dapat dilepaskan dari dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan dan guru merupakan dua elemen yang saling berkaitan dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
“Ketika kita berbicara tentang masa depan Mojokerto, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang pendidikan. Dan ketika kita berbicara tentang pendidikan, pada hakikatnya kita sedang berbicara tentang para guru,” ujarnya.
Ia mengatakan, hampir setiap orang memiliki sosok guru yang memberikan kesan mendalam dalam perjalanan hidupnya. Tidak hanya karena ilmu yang diajarkan, tetapi juga karena nilai-nilai, motivasi, serta semangat yang ditanamkan kepada para murid.
Menurut Gus Barra, profesi guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena dampak pengabdiannya tidak berhenti saat proses pembelajaran berakhir. Sebaliknya, dedikasi seorang guru akan terus hidup melalui keberhasilan para peserta didik yang pernah dibimbingnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri untuk mendidik generasi penerus bangsa,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Barra juga memberikan apresiasi kepada Komunitas Guru Belajar Nusantara Mojokerto yang dinilai konsisten menghadirkan ruang belajar, berbagi pengalaman, dan kolaborasi bagi para pendidik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Guru Belajar Nusantara Mojokerto yang secara konsisten menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi para pendidik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti perubahan besar yang terjadi di dunia pendidikan seiring pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital. Di tengah semakin mudahnya akses informasi, menurutnya peran guru justru menjadi semakin penting.
Guru tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai materi pelajaran, tetapi juga berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, agen perubahan, sekaligus sumber inspirasi bagi peserta didik.
“Guru hari ini adalah fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, penggerak perubahan, sekaligus inspirator bagi peserta didik,” tegas Gus Barra.
Ia menambahkan, kualitas generasi masa depan sangat bergantung pada kualitas pendidik yang ada saat ini. Oleh sebab itu, para guru perlu terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
Mengangkat tema “Cita-Cita Kolektif Kewarganegaraan Desa Dunia”, Temu Pendidik Nusantara XIII mengajak para pendidik untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan.
Menurut Gus Barra, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang kritis, kreatif, peduli terhadap lingkungan sosial, serta memiliki keberanian untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia berharap forum Temu Pendidik Nusantara dapat menjadi wadah bagi para guru untuk saling belajar, bertukar gagasan, serta memperkuat jejaring kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto.
“Sesungguhnya investasi terbesar yang dapat kita berikan kepada daerah ini bukanlah bangunan yang megah, melainkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan siap membawa Mojokerto menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. *ds
Tag :
#kabupatenmojokerto #kominfokabupatenmojokerto
