pelantikan kepengurusan baru Duta Pancasila Paskibraka indonesia Kabupaten 2025-2029(suaraharianpagi.id/red)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi muda dengan melantik kepengurusan baru Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Mojokerto periode 2025–2029.
Pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Senin (4/8), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, M. Rizal Octavian.
DPPI Kabupaten Mojokerto diisi oleh para purna Paskibraka yang telah melewati proses seleksi dan pengkaderan ketat. Mereka bukan sekadar simbol pelengkap upacara, melainkan agen perubahan yang diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Keberadaan Duta Pancasila ini bukan seremoni semata. Ini adalah strategi jangka panjang untuk mencetak kader-kader bangsa yang berjiwa nasionalis, disiplin, dan berintegritas,” tegas Wakil Bupati Mojokerto dalam sambutannya.
Menurut Rizal, tantangan ideologi saat ini tidak lagi datang dari luar negeri saja, tetapi juga dari melemahnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, DPPI harus tampil sebagai role model dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Pelantikan ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza dan pembacaan Surat Keputusan. Selanjutnya, Wakil Bupati memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan, penyematan pin, hingga penyerahan Pataka Duta Pancasila dari Ketua DPPI Pusat kepada Ketua DPPI Kabupaten Mojokerto, Rochman Saputra.
Pengurus DPPI periode 2025–2029 terdiri dari tokoh-tokoh muda terpilih, seperti Amalina Mufidah (Wakil Ketua), Nukhi Khusna Wahyuma (Sekretaris), hingga para kepala bidang yang akan menangani pengembangan kompetensi, teknologi informasi, hingga aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
Kepala Bidang Aktualisasi Nilai Pancasila, Keyla Lena Theresita Afera, menyatakan bahwa pihaknya siap merancang program-program edukatif yang membumikan Pancasila di kalangan pelajar dan pemuda.
“Kami ingin Pancasila tidak hanya diajarkan, tapi juga dipraktikkan dalam keseharian. DPPI akan hadir dalam kegiatan sosial, pelatihan, hingga forum-forum kebangsaan,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus dengan Wakil Bupati dan tamu undangan. Dalam waktu dekat, pengurus baru akan menggelar rapat kerja perdana untuk merumuskan program prioritas lima tahun ke depan.
Melalui pelantikan ini, Kabupaten Mojokerto meneguhkan posisi pemuda sebagai garda terdepan dalam merawat ideologi negara. Bukan sekadar seremoni, namun langkah nyata menyiapkan generasi penerus yang siap menjaga Pancasila tetap hidup dan relevan sepanjang zaman. *ds
