Surabaya – Suaraharianpagi.id
Arus lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol (GT) Warugunung, Surabaya, mengalami peningkatan selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Berdasarkan analisis dan evaluasi (anev) kepolisian, jumlah kendaraan yang melintas pada periode 2 Januari hingga 3 Januari 2026 tercatat meningkat dibandingkan hari sebelumnya.
Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan terjadi baik pada jalur keluar Surabaya menuju Mojokerto–Jombang maupun jalur masuk Surabaya.
“Selama 24 jam, mulai pukul 06.00 WIB tanggal 2 Januari hingga 06.00 WIB tanggal 3 Januari 2026, tercatat sebanyak 21.312 kendaraan keluar Surabaya melalui GT Warugunung menuju arah Mojokerto–Jombang. Angka ini naik sekitar 11,1 persen dibandingkan hari sebelumnya,” ujar Ipda Ridho, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, lonjakan arus keluar Surabaya paling tinggi terjadi pada sore hari. Puncak volume kendaraan tercatat pada pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dengan jumlah mencapai 1.540 kendaraan dalam satu jam.
Sementara itu, arus kendaraan yang masuk Surabaya melalui GT Warugunung juga mengalami peningkatan, meski tidak setinggi arus keluar kota.
“Untuk kendaraan yang masuk Surabaya, tercatat sebanyak 20.893 kendaraan atau naik sekitar 2 persen dibandingkan hari sebelumnya,” kata Ipda Ridho.
Menurutnya, puncak arus masuk Surabaya terjadi pada pukul 17.00 hingga 18.00 WIB dengan total 1.596 kendaraan melintas dalam satu jam. Kondisi tersebut didominasi oleh masyarakat yang kembali ke Surabaya usai melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru.
Ipda Ridho menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas secara intensif di sekitar GT Warugunung guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman.
“Personel PJR Polda Jatim disiagakan untuk melakukan patroli, pengaturan, serta respons cepat apabila terjadi kepadatan atau gangguan lalu lintas, sehingga mobilitas masyarakat selama Operasi Lilin Semeru 2025 tetap berjalan kondusif,” tegasnya.
Polda Jawa Timur juga mengimbau para pengguna jalan tol agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.*dsy
