Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Muhammad Habibur Rochman saat meninjau gudang Perum Bulog Cabang Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Kunjungan kerja pengawasan yang dilakukan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Muhammad Habibur Rochman, ke Gudang Perum BULOG Cabang Mojokerto pada Jumat (8/5) di fokuskan untuk memastikan kesiapan cadangan beras pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat.
Politisi yang akrab disapa Gus Habib itu datang bersama rombongan dan disambut langsung oleh Pimpinan Cabang Perum BULOG Mojokerto Muhammad Husin, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Kepala Dinas Pertanian, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.
Dalam kunjungannya, Gus Habib meninjau kondisi gudang penyimpanan beras sekaligus memantau ketersediaan stok pangan yang dikelola BULOG. Menurutnya, pengawasan tersebut menjadi bagian dari tugas DPR RI dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan yang kerap memicu lonjakan permintaan pasar.
“Kami ingin memastikan langsung bahwa cadangan beras di Mojokerto benar-benar aman. Dari hasil pengecekan hari ini, stok masih sangat mencukupi bahkan diperkirakan aman hingga satu tahun ke depan,” ungkapnya.
Ia menilai kepastian ketersediaan stok pangan sangat penting guna menjaga ketenangan masyarakat serta menghindari terjadinya panic buying yang dapat mempengaruhi stabilitas harga di pasaran. Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya menjaga harga bahan pokok agar tetap sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pada kesempatan itu, Gus Habib juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyebut capaian stok beras nasional yang kini mencapai sekitar 5 juta ton menjadi pencapaian terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, Bappenas, BULOG, hingga dukungan TNI dan Polri dalam menjaga distribusi dan penguatan sektor pangan nasional.
“Awalnya target swasembada diperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang, namun ternyata bisa tercapai lebih cepat. Ini menunjukkan kerja sama semua pihak berjalan sangat baik,” katanya.
Ia berharap keberhasilan swasembada beras dapat diperluas pada komoditas strategis lainnya seperti gula dan kedelai agar Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
“Ke depan bukan hanya beras, tetapi juga komoditas lain harus bisa mandiri. Ketahanan pangan harus terus diperkuat agar keberlanjutannya tetap terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BULOG Mojokerto Muhammad Husin menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengawasan yang dilakukan anggota DPR RI tersebut. Menurutnya, perhatian dari legislatif menjadi dukungan penting bagi BULOG dalam menjalankan tugas menjaga stabilitas pangan di daerah.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani, pengelolaan cadangan beras pemerintah, hingga distribusi pangan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia memastikan BULOG Mojokerto terus berkomitmen menjaga ketersediaan stok beras tetap aman, terutama menghadapi periode meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan.
Selain menjaga stok, BULOG Mojokerto juga terus mengoptimalkan pelaksanaan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penyaluran bantuan pangan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. *ds
#bulogmojokerto
