Ketua DPRD kota Mojokerto Ery Purwanti memberikan cinderamata kepada Kalapas lama Rudi Kristiawan dalam acara pisah sambut Kalapas kelas IIB Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai kegiatan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto yang digelar di Pendopo Graha Majatama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Senin malam (4/5/2026).
Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda Mojokerto Raya, stakeholder, serta rekan media tersebut menjadi momen penting dalam pergantian tongkat estafet kepemimpinan dari Rudi Kristiawan kepada Arifin Akhmad.
Momentum tersebut tak sekadar seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi ajang penghormatan atas dedikasi pejabat lama sekaligus penegasan komitmen kepemimpinan baru untuk melanjutkan program pemasyarakatan yang telah berjalan.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan pembuka, dilanjutkan penayangan video selayang pandang perjalanan kepemimpinan Rudi Kristiawan selama memimpin Lapas Mojokerto.
Tayangan tersebut menampilkan berbagai capaian, inovasi pelayanan, serta program pembinaan warga binaan yang telah dijalankan selama masa tugasnya.
Dalam sambutan perpisahannya, Rudi Kristiawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran serta stakeholder yang selama ini telah mendukung tugasnya.
Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih merupakan hasil kerja sama seluruh elemen.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi yang terjalin selama ini. Jika dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan, saya memohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Rudi.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun tetap terjaga demi kemajuan Lapas Mojokerto ke depan.
Usai sambutan perpisahan, acara dilanjutkan dengan penayangan video penyambutan Kalapas baru, Arifin Akhmad.
Video tersebut memperkenalkan profil singkat serta rekam jejak kepemimpinannya.
Dalam sambutannya, Arifin menegaskan kesiapannya melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pihak dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
“Saya siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini dengan melanjutkan program yang sudah berjalan baik. Saya berharap sinergi dan dukungan dari seluruh stakeholder dapat terus terjalin untuk bersama-sama memajukan Lapas Mojokerto,” tegasnya.
Arifin menyebut kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang profesional dan humanis.
Wakil Bupati Mojokerto dr. Muhammad Rizal Octavian dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menilai sinergi antarinstansi harus terus diperkuat agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan optimal.
“Lapas memiliki peran strategis dalam pembinaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah. Karena itu, kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Rudi Kristiawan atas dedikasinya selama bertugas serta menyampaikan harapan besar kepada Arifin Akhmad.
Sebagai bentuk penghormatan, jajaran Forkopimda menyerahkan cinderamata kepada Kalapas lama.
Penyerahan tersebut menjadi simbol apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan.
Suasana semakin hangat saat jajaran pegawai Lapas Mojokerto memberikan kejutan spesial kepada Rudi Kristiawan.
Momen tersebut menghadirkan nuansa emosional yang memperlihatkan eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan Lapas.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi salaman dan penghormatan terakhir kepada Kalapas lama.
Satu per satu tamu undangan memberikan salam perpisahan dan ucapan terima kasih.
Momen itu menjadi penutup yang penuh kesan bagi seluruh pihak yang hadir.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto diharapkan terus berkembang, menghadirkan inovasi pelayanan, memperkuat pembinaan warga binaan, serta menjaga sinergitas dengan seluruh elemen dalam mendukung keamanan dan ketertiban di Mojokerto Raya.(Dsy)
