Edukasi Operasi Keselamatan Semeru 2026.(suaraharianpagi.id/red)
Blitar – suaraharianpagi.id
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota Polda Jawa Timur menggelar sosialisasi dan edukasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan cara unik dan humanis. Dalam kegiatan tersebut, petugas menghadirkan replika pocong serta peraga korban kecelakaan lalu lintas penyandang disabilitas guna menarik perhatian pengguna jalan.
Tak hanya memberikan edukasi, petugas juga membagikan sayur-mayur kepada pengendara yang melintas, khususnya kaum ibu atau pengendara perempuan, sebagai bentuk pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan sasaran utama para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
“Kami melaksanakan sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan sasaran pengguna jalan roda dua dan roda empat yang melintas di Simpang Empat Puyong,” ujar AKP Agus, Sabtu (7/2).
Ia menjelaskan, sosialisasi difokuskan kepada kaum ibu dan perempuan karena berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Blitar, korban kecelakaan didominasi perempuan usia produktif, yakni antara 35 hingga 55 tahun.
“Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Kota Blitar, mayoritas korbannya adalah perempuan usia produktif. Oleh karena itu, sasaran kegiatan ini kami fokuskan kepada pengendara perempuan,” imbuhnya.
AKP Agus menambahkan, sosialisasi tersebut dikemas melalui program Jumat Berkah dengan membagikan sayur-mayur sebagai wujud pendekatan humanis, agar pesan keselamatan berlalu lintas dapat diterima lebih mudah oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Blitar dapat ditekan. *red
