Mobil Ambulance Delivery Van Isuzu Traga yang mengalami pecah ban dan terguling di ruas tol JoMo (Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto, Selasa (20/1/2026) sore. Sebuah mobil Ambulance Delivery Van Isuzu Traga bermuatan alat medis terguling di KM 684+400 jalur B setelah diduga mengalami pecah ban.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.25 WIB saat kendaraan Isuzu Traga bernomor polisi AD-9723-BA melaju dari arah Surabaya menuju Solo di lajur cepat. Mobil tersebut dikemudikan oleh Prima Rendra Y.D. (26), warga Bibis Baru, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.
Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan tiba di lokasi kejadian dan tiba-tiba mengalami pecah ban belakang sebelah kiri.
“Diduga ban belakang kiri pecah, sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke kanan, menabrak pembatas beton tengah, lalu terguling,” ujar Ipda Ridho saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, posisi akhir kendaraan terguling di antara lajur cepat dan lajur lambat dengan arah menghadap ke selatan. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
“Pengemudi dalam kondisi sehat. Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia,” katanya.
Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan lancar dengan cuaca cerah. Meski demikian, kecelakaan sempat membuat arus kendaraan melambat karena posisi mobil melintang di badan jalan.
Akibat insiden ini, kerugian materi masih dalam penghitungan. Tidak ada kerusakan pada sarana tol.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim langsung menuju lokasi bersama pihak pengelola Tol Jomo. Sejumlah langkah penanganan dilakukan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TPTKP), pendokumentasian, hingga pengumpulan keterangan saksi.
“Kendaraan sudah kami evakuasi dan diamankan ke Pos Junk Yard KM 684/A untuk proses lebih lanjut,” tambah Ipda Ridho.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama kondisi ban, guna mencegah kecelakaan serupa.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Ban harus dicek tekanan dan kelayakannya, karena pecah ban di kecepatan tinggi sangat berbahaya,” pungkasnya.*dsy
