Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberangkatkan 100 hafidz-hafidzah untuk doa bersama dalam rangka HUT Ke-80 Provinsi Jatim.(Suaraharianpagi.id/red)
Bojonegoro – Suaraharianpagi.id
Sebanyak 100 hafidz dan hafidzah asal Kabupaten Bojonegoro diberangkatkan menuju Surabaya untuk mengikuti kegiatan khatmil Al-Qur’an, tahlil, dan doa bersama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Kegiatan doa bersama ini dipusatkan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (1/10/2025).
Pemberangkatan rombongan hafidz-hafidzah berlangsung khidmat di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.
Keikutsertaan para penghafal Al-Qur’an ini menjadi wujud kontribusi Kabupaten Bojonegoro dalam memeriahkan peringatan hari jadi Jawa Timur sekaligus menumbuhkan nuansa religius dalam rangkaian perayaan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Kabag Kesra Kabupaten Bojonegoro, Eko Edy Puryanto, menyampaikan harapannya agar keberangkatan para hafidz-hafidzah membawa keberkahan, tidak hanya bagi Provinsi Jawa Timur, tetapi juga untuk Kabupaten Bojonegoro.
“Doa yang panjenengan panjatkan di Surabaya semoga sumerambah hingga ke Bojonegoro. Karena Bojonegoro juga bagian dari Jawa Timur, maka doa-doa yang terucap di sana insyaallah membawa kebaikan bagi daerah kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutannya menegaskan bahwa doa bersama ini tidak hanya ditujukan untuk Jawa Timur, tetapi juga untuk Kabupaten Bojonegoro. Terlebih, pada Oktober 2025, Bojonegoro akan memperingati Hari Jadi ke-348.
Dalam kesempatan tersebut, Nurul Azizah juga memaparkan lima prioritas pembangunan daerah yang menjadi fokus pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yakni penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka pengangguran, serta peningkatan konektivitas wilayah.
“Segala ikhtiar pembangunan tidak akan terwujud tanpa doa dari panjenengan semua. Kami memohon doa restu agar Bojonegoro senantiasa diberi keberkahan, kemudahan, serta menjadi daerah yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” tutur Nurul Azizah.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, kegiatan khatmil Al-Qur’an, tahlil, dan doa bersama ini diharapkan mampu memperkuat persatuan serta meningkatkan ketakwaan masyarakat Jawa Timur. Para hafidz dan hafidzah yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Bojonegoro yang telah dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan dengan penuh keikhlasan.
Partisipasi Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani serta memperkuat peran spiritual sebagai fondasi dalam pembangunan daerah.*red
