Kobaran api terlihat melalap rumah warga yang sedang ditinggal rekreasi ke Yogyakarta.(Suaraharianpagi.id/Desy)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik warga di Jalan Raya Kesamben, Dusun Ngerco, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Sabtu (7/11/2026) petang. Rumah berukuran 5 x 10 meter milik Rubian tersebut terbakar saat ditinggal pemiliknya bersama sang istri, Umaiyah, pergi rekreasi ke Yogyakarta.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.45 WIB itu membuat warga sekitar panik. Kobaran api diduga bermula dari ruang tengah dan dengan cepat membesar hingga melalap hampir separuh bangunan rumah.
Saat kejadian, Rubian dan Umaiyah sedang mengikuti rombongan jamaah ngaji ke Yogyakarta. Sementara itu, anak mereka, Rahmad, yang masih duduk di kelas II SMK Taman Siswa Kota Mojokerto, juga tidak berada di rumah.
Setelah mengetahui rumah orang tuanya terbakar, Rahmad datang ke lokasi dan berusaha membantu warga memadamkan api. Namun, saat berada di dalam rumah, ia sempat pingsan. Warga yang mengetahui kondisi tersebut segera mengevakuasinya dan membawa Rahmad ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Mereka menggunakan air dari kolam yang berada di sebelah timur rumah untuk menjinakkan api. Sebagian warga lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik korban.
Proses penyelamatan dilakukan melalui pintu depan dan belakang rumah. Barang-barang di ruang depan dikeluarkan melalui pintu utama, sedangkan barang-barang di bagian belakang dievakuasi melalui pintu belakang. Sebuah sepeda motor yang berada di dalam rumah juga berhasil diselamatkan.
Keponakan pemilik rumah, Dedik, mengatakan dirinya bersama warga langsung berupaya memadamkan api setelah mengetahui kejadian tersebut.
“Saya bersama warga berusaha memadamkan api dengan air kolam di samping timur rumah,” ungkap Dedik di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 18.28 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Mojoagung tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman karena kobaran api sudah membesar dan menghanguskan hampir separuh bangunan.
Tak berselang lama, armada pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Jombang turut tiba untuk membantu proses penanganan kebakaran.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Mukhlisin, mengatakan rumah tersebut dalam keadaan kosong ketika kebakaran terjadi karena pemiliknya sedang bepergian ke Yogyakarta.
“Rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang rekreasi ke Yogyakarta,” jelas Mukhlisin saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, petugas sempat menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Salah satunya banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi sehingga menghambat pergerakan petugas. Selain itu, ketersediaan sumber air juga menjadi perhatian.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Kabupaten Jombang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil tangki suplai air.
“Kami mengerahkan satu unit mobil pemadam dari BPBD Jombang dan dua unit mobil tangki suplai,” terangnya.
Mukhlisin menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal, titik api diperkirakan berasal dari ruang tengah. Meski sebagian bangunan terbakar, sejumlah ruangan seperti musala dan dapur masih berhasil diselamatkan.
“Kamar belakang hanya atapnya separuh yang terbakar, musala dan dapur aman. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” imbuhnya.
Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, petugas kepolisian bersama anggota Koramil turut melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan hingga situasi di lokasi dinyatakan aman.
Hingga proses pemadaman dan pembasahan selesai, pemilik rumah masih belum tiba di lokasi kejadian.(Dsy)




