Upacara Pembukaan Kegiatan persami di Rest Area Claket, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (suaraharianpagi.id/kodim)
Mojokerto – suaraharianpagi.id
Sebanyak 120 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA dari wilayah Kabupaten Mojokerto mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) dan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester II Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Kodim 0815/Mojokerto ini menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk memperkuat nasionalisme, kedisiplinan, serta karakter kebangsaan.
Persami diawali dengan upacara pembukaan di Rest Area Claket, Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (7/11). Upacara dipimpin Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Suwadi selaku inspektur upacara.
Kegiatan mengusung tema “Melalui Persami KKRI Kita Tingkatkan Jiwa Nasionalisme dan Rasa Cinta Tanah Air Guna Mewujudkan Generasi Muda yang Tangguh, Disiplin dan Berkarakter Kebangsaan”. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 160 orang yang terdiri dari peserta, unsur TNI, pembina, guru pendamping, dan pendukung kegiatan.
Dalam amanat Dandim 0815/Mojokerto yang dibacakan Mayor Inf Suwadi, ditegaskan bahwa keikutsertaan pelajar dalam KKRI bukan sekadar mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang memiliki jiwa kejuangan, kedisiplinan, dan nasionalisme.
Menurutnya, di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, rasa tanggung jawab, serta semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Di tempat ini nantinya kalian akan ditempa. Kalian akan belajar bahwa disiplin adalah napas seorang pejuang, loyalitas adalah kehormatan tertinggi, dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam menjaga kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, mengutamakan keamanan, membangun jiwa korsa, serta menjaga kesehatan dan ibadah selama kegiatan berlangsung. Sementara kepada para pembina, ia meminta agar memberikan keteladanan dan bimbingan secara tegas serta edukatif dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta.
Selama Persami, para kadet akan mendapatkan berbagai materi yang memadukan pengetahuan kebangsaan, keterampilan lapangan, dan pembentukan karakter. Materi teori meliputi Wawasan Nusantara dan Navigasi Darat, bahaya narkoba dan penanggulangannya, Bela Negara dan Pancasila, penggunaan media sosial secara bijak, serta tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Adapun materi praktik mencakup HTF, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), pengenalan Search and Rescue (SAR), survival, bongkar pasang senjata, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pionir dan mountaineering, serta navigasi darat.
Untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang menyenangkan, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung. Di antaranya fun game, outbound, api unggun bertema semangat bela negara, pentas seni, hingga yel-yel antarpeserta.
Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pengalungan kartu identitas kepada perwakilan kadet. Selanjutnya, inspektur upacara menyatakan secara resmi pembukaan latihan, yang kemudian dilanjutkan dengan doa dan foto bersama.
Melalui Persami KKRI ini, Kodim 0815/Mojokerto berupaya memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan, para peserta dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berjiwa patriotik, memiliki semangat bela negara, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. *ds-pendim




