Ketua APTR H. Mubin didampingi General Manager PG Gempolkerep Edy Purnomo, S.T.P., membacakan nomor undian hadiah utama.(Suarahariapagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Suasana meriah mewarnai pelaksanaan jalan santai dalam rangka selamatan buka giling 2026 yang digelar Pabrik Gula (PG) Gempolkerep, Minggu (3/5/2026). Kegiatan tahunan yang diikuti ribuan warga dari sekitar lingkungan pabrik ini menjadi pembuka rangkaian agenda menyambut musim giling tahun ini.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga dari Desa Gempolkerep, Desa Gembongan, dan sejumlah wilayah sekitar memadati area kegiatan untuk mengikuti jalan santai sekaligus berburu ratusan hadiah undian yang telah disiapkan panitia.
Humas PG Gempolkerep, Taufan Pamungkas, mengatakan jalan santai merupakan salah satu rangkaian agenda tahunan yang rutin dilaksanakan perusahaan sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat sekaligus penanda dimulainya musim giling.
“Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan buka giling 2026. Untuk puncak acaranya nanti berupa resepsi buka giling yang akan kami laksanakan pada 9 Mei 2026,” ujar Taufan.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan buka giling berlangsung selama sekitar satu hingga dua pekan. Selain jalan santai, PG Gempolkerep juga menggelar bazar UMKM yang melibatkan masyarakat sekitar pabrik.
Khusus untuk bazar, perusahaan menggandeng dua desa di sekitar operasional pabrik, yakni Desa Gempolkerep dan Desa Gembongan. Pengelolaan lapak diserahkan sepenuhnya kepada pihak desa agar manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
“Kami ingin kegiatan ini memberi kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Karena itu, pengelolaan stand UMKM kami serahkan kepada delegasi desa agar pelaksanaannya benar-benar melibatkan masyarakat,” katanya.
Pada pelaksanaan jalan santai tahun ini, panitia menyediakan 3.000 kupon peserta. Jumlah itu disesuaikan dengan kapasitas pelaksanaan, meski pada tahun-tahun sebelumnya jumlah peserta pernah menembus 5.000 orang.
“Antusiasme masyarakat selalu tinggi. Tahun lalu pesertanya sekitar 4.000 orang. Tahun ini kami siapkan 3.000 kupon,” jelas Taufan.
Untuk menambah semarak acara, PG Gempolkerep menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, serta lemari es.
Selain itu, tersedia pula ratusan hadiah hiburan seperti magic com, kompor gas, kipas angin, dispenser, helm, setrika, jaket, beras, gula, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.
Menurut Taufan, kegiatan buka giling bukan sekadar tradisi perusahaan, melainkan juga simbol kesiapan PG Gempolkerep memasuki musim produksi sekaligus komitmen mendukung program swasembada gula nasional.
“Sebagai BUMN gula, kami menerima mandat pemerintah untuk mendukung swasembada gula nasional. Karena itu target produksi tahun ini kami harapkan bisa lebih baik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada musim giling 2025 lalu PG Gempolkerep mencatatkan capaian tebu tergiling tertinggi dalam 10 tahun terakhir, yakni sekitar 9,5 juta ton.
Namun tingginya volume tebu tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan hasil produksi gula karena kondisi kemarau basah yang memengaruhi kadar rendemen.
“Rendemen kami tahun lalu berada di angka 7,1 persen. Meski itu tertinggi secara nasional, kondisi cuaca membuat hasil gula belum maksimal,” terangnya.
Sepanjang 2025, PG Gempolkerep memproduksi sekitar 56.000 kuintal gula. Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi tantangan distribusi akibat lesunya pasar yang dipengaruhi rembesan gula rafinasi.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan kebijakan pemerintah, khususnya terkait perlindungan harga gula dan penguatan tata kelola industri tebu nasional.
“Kami optimistis dengan dukungan pemerintah, musim giling 2026 bisa memberikan kontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada gula nasional,” pungkasnya.(Dsy)
