Panggung Expo dan Bazar Muktamar ke-35 NU hari keempat makin marak dengan parade musik. (Foto: Istimewa)
Jombang – suaraharianpagi.id
Ribuan nahdliyin memadati Lapangan Parkir Timur Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (23/8) malam. Mereka larut dalam kemeriahan panggung Expo dan Bazar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang menghadirkan parade musik dari kalangan pelajar madrasah hingga jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang.
Kemeriahan panggung dibuka dengan penampilan siswa MTsN 2 Jombang yang melantunkan sholawat. Suasana kemudian semakin hidup saat Zahra, perwakilan MTsN 3 Jombang, tampil sebagai penyanyi solo di hadapan ribuan penonton.
Tidak kalah menarik, grup musik MAN 8 Jombang menghadirkan musik keroncong yang membawa nuansa hangat. Sementara itu, siswa MAN 7 Jombang tampil dengan genre progresif rock dan sukses menghidupkan suasana di area expo.
Antusiasme penonton semakin memuncak ketika Reto Band, grup musik bentukan Kemenag Jombang, mengambil alih panggung. Mengusung genre pop rock, grup tersebut membuka penampilannya dengan lagu “Para Pencari-Mu” milik Ungu.
Riuh tepuk tangan dan sorakan penonton langsung terdengar dari berbagai penjuru. Reto Band kemudian membawa suasana bernostalgia melalui lagu “Cinta di Kota Tua” yang dipopulerkan Nicky Astria.
Kejutan terjadi ketika Kepala Kemenag Jombang, Muhajir, tiba-tiba naik ke atas panggung. Mengenakan blangkon, jaket bomber, dan celana kasual, Muhajir tampil sebagai vokalis dengan membawakan lagu “Menanti Kejujuran” dalam balutan musik rock.
Penampilan tersebut sontak mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton. Di sela-sela aksinya, Muhajir juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya kebersamaan di kalangan warga Nahdliyin.
“NU adalah rumah kita semua,” tegas Muhajir dari atas panggung.
Kemeriahan berlanjut ketika Muhajir mengajak Zulfikar Damam Ikhwanto atau Gus Anto, Ketua GP Ansor Jombang periode 2014-2022, untuk bergabung ke atas panggung. Keduanya kemudian berduet di hadapan penonton.
Reto Band selanjutnya membawakan sejumlah lagu, mulai dari “Mars Banser” dalam aransemen rock, “Rumah Kita”, “Bus Kota”, “Virus”, hingga “Mungkinkah” sebagai lagu penutup.
Meski waktu semakin malam, ribuan penonton tetap bertahan. Mereka ikut bernyanyi dan menikmati penampilan hingga pertunjukan berakhir.
Parade musik tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Expo dan Bazar Muktamar ke-35 NU di Tambakberas. Tak sekadar menjadi hiburan, panggung musik juga menjadi wadah bagi para pelajar madrasah untuk menunjukkan kreativitas di luar bidang akademik dan keagamaan.
Kehadiran panggung musik sekaligus memperkuat fungsi Expo Muktamar sebagai ruang interaksi berbagai elemen masyarakat. Mulai dari nahdliyin, santri, pelajar, pelaku usaha hingga warga lainnya berbaur menikmati rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU. *ds
#muktamar #nu #expo #jombang #nahdliyin
