Prosesi diawali dengan penyematan jaket almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda diterimanya peserta KKN di Kabupaten Jombang. (suaraharianpagi.id/ds)
Jombang – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Jombang resmi menerima 1.225 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur dalam sebuah seremoni yang digelar di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Desa Gedangkeret, Kecamatan Jombang, Senin (13/7).
Acara penerimaan dipimpin langsung Bupati Jombang Warsubi didampingi Sekretaris Daerah Agus Purnomo, jajaran staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta kepala desa terkait. Dari pihak UPN “Veteran” Jawa Timur hadir Rektor Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU., Kepala LPPM Dr. Ir. Rossyda Priyadarshini, M.P., beserta para dosen pembimbing lapangan.
Prosesi diawali dengan penyematan jaket almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda diterimanya peserta KKN di Kabupaten Jombang, dilanjutkan dengan pembekalan sebelum mereka diterjunkan ke desa-desa lokasi pengabdian.
Pada KKN tahun ini, UPN “Veteran” Jawa Timur mengangkat tema “Pengelolaan Persampahan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Pemuda Melalui Pemetaan Potensi Pemuda dan UMKM Desa”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Jombang yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengapresiasi kepercayaan UPN “Veteran” Jawa Timur yang kembali memilih Kabupaten Jombang sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Menurutnya, persoalan sampah kini menjadi isu strategis yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk kalangan akademisi dan generasi muda.
“Saat ini, pengelolaan sampah telah menjadi salah satu isu strategis yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R),” ujar Warsubi.
Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah dan penguatan bank sampah di tingkat desa.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan berkontribusi dalam memetakan potensi pemuda dan pelaku UMKM di desa sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data hasil pemetaan tersebut akan menjadi informasi yang sangat berharga bagi Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Jombang dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Sebelum melepas mahasiswa menuju lokasi KKN, Warsubi berpesan agar seluruh peserta mampu berbaur dengan masyarakat, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
“Bismillahirrahmanirrahim, mahasiswa UPN ‘Veteran’ Jatim saya terima dan siap diterjunkan ke desa-desa yang telah ditentukan di Kabupaten Jombang. Jadikanlah KKN sebagai momentum untuk belajar dari masyarakat, mengabdi dengan sepenuh hati, serta menghadirkan karya nyata,” pungkasnya.
Melalui penerjunan 1.225 mahasiswa tersebut, diharapkan terjalin sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Jombang. *irw/ds
Tag :
#kabupatenjombang #diskominfokabupatenjombang
