Gus Bupati dampingi siswa absensi berbasis face recognition di SMP Negeri 1 Sooko (suaraharianpagi.id/ds)
Kabupaten Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai menerapkan inovasi digital di dunia pendidikan melalui peluncuran program absensi siswa berbasis face recognition. Program yang masih berstatus pilot project tersebut resmi diluncurkan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di SMP Negeri 1 Sooko saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7).
Melalui sistem ini, kehadiran siswa akan tercatat menggunakan teknologi pendeteksi wajah. Setelah proses pemindaian selesai, informasi kehadiran secara otomatis dikirim ke nomor WhatsApp orang tua atau wali murid sehingga mereka dapat memantau kehadiran anak secara langsung.
“Untuk mekanisme absensi digital, anak-anak masuk langsung menggunakan face detector. Prosesnya sangat cepat sehingga tidak menimbulkan antrean. Setelah wajah dipindai, laporan kehadiran langsung masuk ke WhatsApp orang tua atau wali murid,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Bupati.
Menurutnya, penerapan teknologi tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua dalam mengawasi proses pendidikan anak.
Selain meluncurkan program absensi digital, Gus Bupati juga memberikan motivasi kepada para peserta didik baru agar menjadikan pendidikan sebagai bekal utama dalam meraih masa depan.
“Saya berpesan kepada semuanya bahwa pendidikan adalah investasi yang sangat berharga. Kalian dapat meraih cita-cita melalui pendidikan yang terus ditingkatkan. Ilmu pengetahuan merupakan warisan paling berharga yang akan menjadi bekal di masa depan,” pesannya.
Pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung tema “Bersama Wujudkan MPLS Ramah 2026: Lingkungan Belajar yang Aman, Sehat, Inovatif, dan Berkarakter.” Menurut Gus Bupati, tema tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan mampu membentuk karakter generasi muda yang unggul.
“Tema ini merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah sebagai rumah kedua yang memberikan rasa nyaman, membangun semangat belajar, dan mempersiapkan generasi penerus Kabupaten Mojokerto yang unggul,” katanya.
Rangkaian kegiatan pembukaan MPLS Ramah 2026 juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto bagi para siswa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari, Kepala Dinas Kesehatan Dyan Anggrahini, Forkopimca Sooko, serta jajaran guru dan civitas akademika SMP Negeri 1 Sooko. *ds
Tag :
#kabupatenmojokerto #diskominfokabupatenmojokerto
