Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., secara simbolis dari Pendopo Kabupaten Jombang berangkatkan 10.118 kg beras untuk NTT.(suaraharianpagi.id/ds)
Jombang – suaraharianpagi.id
Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jombang. Sebanyak 10,118 ton atau 10.118 kilogram beras diberangkatkan secara simbolis dari Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (26/8).
Pemberangkatan bantuan kemanusiaan tersebut dilakukan Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., didampingi Ketua TP PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanuddin, S.Ag., M.Pd., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Ketua DWP Jombang Lilik Agus Purnomo, Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si., jajaran kepala OPD, serta perwakilan warga NTT yang tinggal di Jombang.
Bantuan beras tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jombang. Pengumpulan bantuan dilakukan sebagai tindak lanjut imbauan Pemkab Jombang dan dikoordinasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Jombang kepada warga NTT yang sedang menghadapi bencana.
“Kepedulian kepada daerah lain harus berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan di daerah sendiri. Penanggulangan bencana membutuhkan kerja bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam membangun kesiapsiagaan, mengurangi risiko bencana, dan membantu masyarakat ketika bencana terjadi,” ujar Warsubi.
Ia juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah berpartisipasi mengumpulkan bantuan dalam waktu relatif singkat. Apresiasi turut disampaikan kepada BPBD Jombang yang mengoordinasikan proses pengumpulan, pendataan, penyiapan hingga pemberangkatan bantuan.
Warsubi berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat dan proses pemulihan.
“Semoga bantuan yang kita berangkatkan hari ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur dan meringankan kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi kondisi darurat serta menjalani proses pemulihan,” tuturnya.
Bantuan diberangkatkan menggunakan dua truk dari Kabupaten Jombang. Selanjutnya, bantuan akan diserahkan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur untuk dikonsolidasikan sebelum diteruskan ke wilayah terdampak di NTT melalui koordinasi dengan BNPB, BPBD NTT, dan unsur terkait.
Warga NTT Apresiasi Kepedulian Jombang
Perwakilan warga NTT yang berada di Kabupaten Jombang, Christian Muskanan, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jombang atas kepedulian yang diberikan.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan antara masyarakat Jombang dan NTT.
“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi menjadi bukti nyata kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas masyarakat Jombang kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah,” ujar Christian.
Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat terdampak sekaligus mempererat hubungan persaudaraan kedua daerah.
“Semoga kebaikan dan ketulusan Pemerintah Kabupaten Jombang mendapat balasan yang berlipat dan membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima. Jombang peduli, NTT kuat. Dari Jombang untuk NTT,” tuturnya.
Pengiriman bantuan pangan ini menjadi salah satu bentuk nyata gotong royong masyarakat Jombang dalam membantu daerah lain yang tengah menghadapi bencana. Pemkab Jombang juga mengajak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen terkait untuk terus memperkuat budaya sadar bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan di daerah. *ds
#bantuan #ntt #peduli #bpbd #jombang #kabupatenjombang
