Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari terlihat saat memasuki garis finish dalam acara Hakordia Run 2025.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto Kota – Suaraharianpagi.id
Rangkaian Mojo Festival 2025 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto sejak 20–23 November 2025 resmi berakhir dengan acara puncak Mojo Hakordia Run 2025 di Taman Bahari Majapahit (TBM), Rejoto, Prajuritkulon. Festival budaya, ekonomi kreatif, dan olahraga tersebut sukses menarik ribuan pengunjung setiap harinya.
Rangkaian Acara Mojo Festival 2025
Festival empat hari ini menghadirkan beragam agenda seni, budaya, dan UMKM, mulai dari pagelaran wayang kulit, pameran seni, festival batik, hingga lomba fashion. Berikut rangkaiannya:
20 November 2025
– Pagelaran Wayang Kulit
– Lomba Fashion Batik
– Mojo Art Exhibition
– Mojo Kuliner
21 November 2025
– Pemilihan Duta Batik & Duta Koperasi
– Mojo Art Exhibition
– Mojo Kuliner
22 November 2025
– Mojo Batik Fest
– Mojo Art Exhibition
– Pengundian Mojo Shop Fiesta
– Pengumuman UMK Berprestasi
– Mojo Kuliner
23 November 2025
– Mojo Hakordia Run
– Mojo Art Exhibition
– Lomba Tari Kreasi
– Mojo Kuliner
Puncak Acara: Ribuan Pelari Ramaikan Mojo Hakordia Run 2025
Acara puncak Mojo Fest 2025 digelar pada Minggu (23/11/2025) melalui Mojo Hakordia Run, sebuah ajang lari sejauh 5 kilometer dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama sejumlah pejabat, turut berlari bersama masyarakat. Para pelari memulai start dari TBM, melintasi rute menuju Alun-Alun Kota Mojokerto, lalu kembali finis di TBM.
Dalam sambutannya sebelum pelepasan peserta, Ning Ita menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Mojo Fest 2025.
“Hari ini kita akan berlari bersama memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. Tahun ini adalah penyelenggaraan Mojo Run yang keempat dan pesertanya selalu tembus di atas 1.000. Ini menunjukkan masyarakat Kota Mojokerto punya semangat hidup sehat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta diberikan kesehatan dan kegiatan berlangsung lancar hingga garis finis.
Mojo Batik Festival 2025: Parade Budaya yang Memukau
Sehari sebelum puncak acara, Mojo Batik Festival digelar meriah di Amfiteater Taman Bahari Majapahit, Sabtu malam (22/11/2025). Mengusung tema “Canting Bahari Mojopahit”, festival kali ini menghadirkan parade batik karya perajin lokal yang diperagakan oleh duta wisata dari 23 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Acara semakin semarak dengan penampilan Donnie Sibarani yang memukau ribuan pengunjung.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa Mojo Batik Festival bukan sekadar pagelaran mode, tetapi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Kota Mojokerto.
“Melalui Mojo Batik Festival, kita ingin meneguhkan bahwa Mojokerto adalah kota budaya, kota kreatif, dan kota yang memiliki karakter dalam melestarikan warisan leluhur,” tuturnya.
Festival batik tahunan yang kini memasuki tahun ke-9 itu kembali menjadi magnet budaya dan ekonomi kreatif. Puluhan perajin batik ikut memamerkan karya terbaiknya, sementara desainer dari berbagai daerah turut memeriahkan panggung.
“Semoga festival ini memberi manfaat luas bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan semakin mengharumkan nama Kota Mojokerto,” kata Ning Ita.
Dorong Kebanggaan Produk Lokal dan Peran Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal, terutama batik Mojokerto.
“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bangga menggunakan batik Kota Mojokerto, bangga membeli produk UMKM, dan bangga menjadi bagian dari Kota Mojokerto yang maju dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada 30 perajin batik yang berkontribusi melestarikan warisan budaya daerah.
Ning Ita menekankan bahwa batik Mojokerto memiliki akar sejarah yang kuat dan nilai filosofis yang tinggi, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi perajin.
“Masa depan batik ada di tangan generasi muda. Mereka harus terus berinovasi untuk membawa batik Mojokerto mendunia,” ujarnya.
Festival Budaya yang Jadi Pengungkit Ekonomi
Selama empat hari penyelenggaraan, Mojo Festival 2025 menjadi ruang interaksi budaya sekaligus memberikan dampak ekonomi kepada pelaku UMKM, perajin batik, dan komunitas kreatif.
Dengan rangkaian acara yang semakin matang setiap tahun, Mojo Fest terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kota Mojokerto.*dsy
