Lukisan kunjungan Bung Karno ke Ploso karya pelukis Yus Haris saat dilelang Jumat malam (05/06).(Suaraharianpagi.id/dsy)
Jombang – Suaraharianpagi.id
Kecintaan terhadap sejarah Sang Proklamator Ir. Soekarno atau Bung Karno diwujudkan oleh pelukis asal Jombang, Yus Haris, melalui karya-karya lukisan yang mengangkat jejak perjalanan Bung Karno di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.
Hingga saat ini, pelukis otodidak tersebut telah menghasilkan empat lukisan bertema sejarah Bung Karno di Ploso. Karya-karya tersebut meliputi lukisan Sekolah Ongko Loro, tempat ayah Bung Karno mengajar, lukisan rumah kelahiran Bung Karno, serta dua versi lukisan yang menggambarkan kunjungan Bung Karno ke Ploso pada tahun 1952.
Yus Haris menjelaskan, dua lukisan pertama yakni Sekolah Ongko Loro dan rumah kelahiran Bung Karno dibuatnya pada tahun 2025. Sedangkan dua lukisan yang mengabadikan momen kunjungan Bung Karno ke Ploso diselesaikannya pada tahun 2026.
Menurut Yus, proses pembuatan lukisan membutuhkan ketelitian dan riset yang cukup mendalam. Untuk lukisan Sekolah Ongko Loro dan rumah kelahiran Bung Karno, ia melakukan sketsa secara langsung di lokasi sebelum menyempurnakan pewarnaan di rumahnya.
Sementara itu, untuk menggambarkan suasana kunjungan Bung Karno ke Ploso pada tahun 1952, Yus mengandalkan dokumentasi foto-foto lama sebagai referensi utama.
“Rata-rata satu lukisan memakan waktu hampir satu bulan,” ujar Yus Haris saat menghadiri Sarasehan Hari Lahir Bung Karno di kawasan Titik Nol Soekarno, Ploso, Jombang, Jumat malam (5/6/2026).
Sebagai bentuk kontribusi dalam pelestarian sejarah, Yus Haris juga menyerahkan dua karyanya, yakni lukisan Sekolah Ongko Loro dan rumah kelahiran Bung Karno, kepada pengelola Titik Nol Soekarno Ploso.
Dalam rangkaian acara sarasehan tersebut, salah satu karya Yus Haris yang menggambarkan kunjungan Bung Karno ke Ploso pada tahun 1952 turut dilelang. Lukisan itu menarik perhatian para peserta hingga akhirnya terjual dengan penawaran tertinggi sebesar Rp1,6 juta.
Lukisan tersebut dimenangkan oleh Nurhadi, yang merupakan pengurus Pondok Pesantren Shiddiqiyah Ploso. Hasil lelang menjadi bentuk apresiasi terhadap karya seni sekaligus upaya menjaga dan mengenalkan kembali jejak sejarah Bung Karno di Kabupaten Jombang.
Melalui karya-karyanya, Yus Haris berharap generasi muda semakin mengenal sejarah Bung Karno di Ploso yang memiliki keterkaitan erat dengan masa kecil sang proklamator, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui medium seni lukis.(Dsy)
