Kabel listrik yang disangga dengan bambu oleh warga dan tiang listrik yang miring.(Suaraharianpagi.id/Bun)
Sampang — Suaraharianpagi.id
Warga di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kembali mengeluhkan kondisi jaringan listrik PLN yang dinilai sangat membahayakan keselamatan. Di sejumlah titik, kabel listrik terlihat menjuntai rendah hingga hampir menyentuh tanah, sementara beberapa tiang listrik tampak miring dan berpotensi roboh. Kondisi ini ditemukan di tiga desa, yakni Banjar Tabulu, Pamulaan, dan Rabasan.
Pantauan warga, kabel-kabel yang seharusnya berada pada ketinggian aman justru melorot dan kendor. Bahkan di beberapa lokasi, warga terpaksa menahan kabel tersebut menggunakan bambu agar tidak membahayakan pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.
Akbar, warga Banjar Tabulu, menuturkan bahwa persoalan ini bukan hal baru. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama namun tidak kunjung mendapatkan penanganan serius dari PLN.
“Kabel dijunjung pakai bambu supaya tidak makan korban. Petugas PLN lewat dan melihat, tapi tidak segera memperbaikinya,” ujarnya kepada Suara Harian Pagi, Selasa (2/12/2025).
Ia menyebutkan, hampir setiap hari warga was-was karena takut kabel yang kendor itu tersangkut kendaraan besar atau mencelakai anak-anak yang bermain di sekitar lokasi.
Selain kabel rendah, warga juga menyoroti kondisi sejumlah tiang listrik yang tampak miring. Tiang tersebut dikhawatirkan sewaktu-waktu dapat tumbang, terlebih saat cuaca buruk, angin kencang, atau hujan deras. Kekhawatiran ini semakin menguat karena banyak warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tiang tersebut.
Warga menilai persoalan ini terjadi akibat lemahnya pengawasan dari pihak PLN Rayon Sampang. Nama Direktur PLN Rayon Sampang, Rohim (Yantek), turut disorot karena dianggap kurang responsif menindaklanjuti laporan masyarakat. Warga berharap PLN tidak mengabaikan kondisi yang jelas-jelas berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Warga dan wartawan Suara Harian Pagi juga mendesak PLN Rayon Sampang agar segera melakukan tindakan konkret dengan menurunkan tim lapangan, melakukan pengecekan menyeluruh, memperbaiki kabel yang terlalu rendah, serta menegakkan kembali tiang listrik yang miring. Penanganan cepat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat mengancam keselamatan warga.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Direktur PLN Rayon Sampang belum mendapat tanggapan. Warga kini menunggu langkah cepat dari PLN sebelum kondisi jaringan listrik tersebut benar-benar memakan korban.*Bun
