Proses pengecekan tes urine pengemudi di pelabuhan Jamrud, tanjung perak, Surabaya.(Suaraharianpagi.id/red)
Tanjung Perak – Suaraharianpagi.id
Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur mengintensifkan upaya pencegahan demi menjamin keamanan transportasi publik. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Bakti Kesehatan dan tes urine bagi para pengemudi angkutan di kawasan Pelabuhan Jamrud, Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (12/12/2025) itu dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya. Sasaran pemeriksaan meliputi pengemudi angkutan umum, angkutan antar pulau, serta pengemudi ojek online yang melintas di Gate Pelabuhan Jamrud, Jalan Perak Timur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wahyu Hidayat bersama Kepala BNN Kota Surabaya Kombes Pol Heru Prasetyo, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mochammad Suparlan serta jajaran Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjungperak.
Sebelum pemeriksaan dimulai, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan di pintu keluar Pelabuhan Jamrud. Petugas kemudian menghentikan kendaraan secara persuasif dan humanis untuk mengarahkan para pengemudi menuju posko kesehatan yang telah disiapkan.
Selain menjalani tes urine guna mendeteksi penyalahgunaan narkoba, para pengemudi juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, hingga gula darah.
Sebanyak 80 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari pengemudi angkutan antar pulau, pengguna jasa transportasi umum, serta pengemudi ojek online.
Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sebagai bagian dari cipta kondisi menjelang Nataru, khususnya untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan Bakti Kesehatan dan tes urine ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang angkutan umum selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Iptu Suroto.
Ia menambahkan, kondisi kesehatan pengemudi sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi logistik antar pulau serta keamanan penumpang yang menggunakan jalur transportasi laut.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap 80 pengemudi, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Ini menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi arus perjalanan Nataru,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes urine juga menerima extra pudding untuk membantu menjaga stamina selama beraktivitas.*red
