Apel di halaman Balai Kota Mojokerto dipimpin Wakil Wali Kota Mojokerto. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Korpri Kota Mojokerto menggelar kegiatan “Korpri Peduli” berupa penyaluran bantuan bagi keluarga balita stunting dan lansia sebatang kara, Senin (18/11).
Kegiatan sosial ini tidak hanya menjadi rangkaian perayaan, tetapi juga penegasan komitmen ASN untuk memperkuat integritas pelayanan publik.
Agenda diawali apel di halaman Balai Kota Mojokerto yang dipimpin Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi. Seusai apel, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara serentak menyalurkan bantuan ke berbagai titik sasaran.
Tahun ini, Korpri Kota Mojokerto menyalurkan bantuan kepada 44 balita stunting dari keluarga kurang mampu, dengan berupa satu kardus susu UHT dan dua kilogram telur ayam untuk setiap balita. Selain itu, 43 lansia sebatang kara juga menerima paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
“Korpri harus terus memberikan perhatian kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, difabel, dan mereka yang hidup dalam keterbatasan. Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen moral kami,” ujar Wakil Wali Kota yang akrab disapa Cak Sandi.
Namun lebih jauh dari sekadar kegiatan sosial, momentum HUT Korpri tahun ini dimanfaatkan untuk mempertegas prinsip netralitas dan profesionalisme ASN. Cak Sandi mengingatkan, meskipun ASN memiliki pilihan politik pribadi, saat mengenakan seragam Korpri dan melayani masyarakat, kepentingan negara harus ditempatkan di atas segalanya.
“Pelayanan yang seharusnya cepat jangan diperlambat, yang mudah jangan dipersulit. Itu amanah yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Ia juga menyerukan agar seluruh ASN menjauhi praktik-praktik yang merusak kepercayaan publik, seperti pungutan liar, titipan tak wajar, hingga penyalahgunaan kewenangan.
“Korpri harus menjadi teladan netralitas dan profesionalisme. Tolak praktik transaksional dalam pelayanan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Korpri Kota Mojokerto menegaskan bahwa perayaan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat dedikasi ASN sebagai pelayan publik sekaligus memperluas kepedulian bagi warga yang membutuhkan. *ds
