Wali kota Mojokerto Ika Puspita Sari saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Pers Nasional 2026 di sekretariat PWI Mojokerto.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Kota Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Wali Kota Mojokerto Ika Puspita Sari mengajak insan pers untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ajakan tersebut disampaikannya dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Sekretariat PWI Mojokerto Raya, Jalan Pekayon No. 99, Kota Mojokerto, Senin (9/2/2026).
Dalam sambutannya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan bahwa tema HPN 2026, Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari tanggung jawab besar insan pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pers merupakan pilar keempat demokrasi. Perannya sangat strategis dalam mengawal kebijakan publik, menjaga stabilitas sosial, sekaligus mendorong penguatan ekonomi dan ketahanan bangsa,” ujar Ning Ita di hadapan para jurnalis dan tamu undangan.
Ia menuturkan, Presiden RI Prabowo Subianto dalam berbagai arahan kepada kepala daerah menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor guna menyukseskan program prioritas nasional atau Asta Cita. Meski Kota Mojokerto memiliki keterbatasan wilayah, Ning Ita menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi melalui kolaborasi antar daerah.
“Kota Mojokerto memang kecil dan memiliki keterbatasan lahan, namun melalui kerja sama dan sinergi dengan daerah sekitar, TNI-Polri, kejaksaan, serta dukungan pers, kami tetap berupaya mendukung program-program prioritas pemerintah pusat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ning Ita menyoroti isu global yang saat ini menjadi perhatian dunia, mulai dari potensi konflik antarnegara hingga dampaknya terhadap perekonomian. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut daerah untuk memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, serta mendorong hilirisasi dan energi terbarukan.
“Di sinilah peran pers sangat dibutuhkan, yaitu menyampaikan informasi yang benar, menyejukkan, dan edukatif kepada masyarakat agar memahami pentingnya ketahanan pangan dan energi,” katanya.
Ia juga menyinggung upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Masyarakat harus didorong untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah residu yang tidak bisa diolah kembali nantinya diarahkan menjadi sumber energi terbarukan. Pers memiliki peran besar dalam membangun kesadaran ini,” imbuhnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota Mojokerto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh insan pers, khususnya yang tergabung dalam PWI Mojokerto Raya dan organisasi wartawan lainnya.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Semoga insan pers semakin profesional, independen, dan terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat,” pungkasnya.
Peringatan HPN 2026 di Mojokerto Raya berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik.(Dsy)
