Petugas kepolisian PJR 3 Polda Jatim saat olah TKP kecelakaan di ruas tol SuMo.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim untuk suaraharianpagi.id)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan Toyota HiAce dan Toyota Avanza terjadi di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (SuMo) KM 716+400 jalur A pada Selasa (2/6/2026) pukul 14.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Irlandia mengalami luka ringan.
Berdasarkan informasi dari PJR Ditlantas Polda Jawa Timur, kecelakaan bermula saat Toyota HiAce bernomor polisi N 7041 UQ yang dikemudikan Kurniawan (51), warga Palembon, Pasuruan, melaju dari Yogyakarta menuju Probolinggo.
Di dalam kendaraan tersebut terdapat enam penumpang, terdiri dari empat warga negara Irlandia dan dua warga negara Kanada yang sedang melakukan perjalanan menuju Probolinggo.
Sementara itu, di depan HiAce melaju Toyota Avanza bernomor polisi L 1931 PB yang dikemudikan Yulianto (52), warga Dukuh Kupang Timur, Surabaya.
Panit PJR 3 Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi Hi Ace.
“Toyota HiAce melaju dari arah Yogyakarta menuju Probolinggo di lajur cepat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di KM 716+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto, diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak Toyota Avanza yang berjalan di lajur lambat,” kata Ipda Ridho Pramana.
Benturan terjadi cukup keras hingga kedua kendaraan mengalami kerusakan pada bagian bodi. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.
Dari enam penumpang HiAce, hanya Eleanor Jane (28), warga negara Irlandia, yang mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian hidung. Sedangkan Jessica Paige (22), Adam Mark (23), Cameron Cuba David Alan (25), Nikolay Aleksey (27), dan Charlene Alrisna (26) dilaporkan selamat tanpa cedera.
“Kondisi pengemudi kedua kendaraan juga dalam keadaan sehat. Korban luka ringan langsung dievakuasi ke RS Petrokimia Gresik untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. Tidak terdapat kerusakan pada fasilitas jalan tol.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas PJR 308 yang terdiri dari Bripka Umar dan Briptu David segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas bersama pengelola jalan tol melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah TKP, dokumentasi, serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke WIKA JSM untuk penanganan lebih lanjut. Arus lalu lintas selama proses evakuasi tetap berjalan lancar dan terkendali,” terang Ipda Ridho.
Pihak kepolisian kembali mengimbau para pengendara yang melakukan perjalanan jarak jauh agar beristirahat apabila mulai merasakan kelelahan atau mengantuk guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tol.(Dsy)
