Wakil Wali kota Mojokerto beri sambutan di Acara Grand Final Duta Batik dan Duta Koperasi Kota Mojokerto Tahun 2025. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Grand Final Duta Batik dan Duta Koperasi Kota Mojokerto Tahun 2025 di Taman Bahari Majapahit, Kamis (21/11) malam.
Dari 90 finalis, sebanyak 10 finalis tersisih tampil dalam rangkaian Festival 2025 untuk menentukan duta terpilih yang disaksikan langsung oleh jajaran forkopimda serta berbagai pemangku kepentingan.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto, Dr. Rachman Sidharta Arisandi, S.IP., M.Si., perwakilan Komandan Korem 082 dan Kodim 0815, Kapolsek Prajurit Kulon mewakili Kapolres Mojokerto Kota, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Kepala BPS, Kepala BNN Kota Mojokerto, Ketua TP PKK, DPC KKI Kota Mojokerto, Kepala Bank Jatim, serta para kepala OPD dan bagian.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa penyelenggaraan pemilihan Duta Batik dan Duta Koperasi merupakan bentuk komitmen Pemkot Mojokerto dalam melestarikan batik sekaligus memperkuat koperasi sebagai pilar budaya dan ekonomi kerakyatan.
“Generasi muda tidak hanya kami dorong memakai batik, tetapi juga memahami motif, filosofi, dan nilai batik khas Mojokerto, lalu dengan bangga memperkenalkannya di berbagai kesempatan,” ujarnya.
Cak Sandi sapaan akrab Wawali Kota Mojokerto menyebut, keberadaan Duta Batik berperan sebagai wajah budaya Kota Mojokerto dalam acara kebudayaan, pameran, serta promosi produk UMKM batik. Sementara itu, Duta Koperasi dibentuk untuk menumbuhkan kesadaran berkoperasi sejak sekolah.
“Koperasi adalah ruang praktik gotong royong, pengelolaan keuangan sehat, dan pembentukan jiwa kewirausahaan. Kami berharap para duta nantinya menjadi teladan di sekolah masing-masing, menjelaskan manfaat koperasi, dan menggerakkan teman-temannya untuk ikut aktif,” jelasnya.
Program ini disebut berkaitan langsung dengan Panca Cita Kota Mojokerto. Duta Batik memperkuat cita kedua, yakni ketahanan sosial dan budaya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM batik. Sementara Duta Koperasi berkontribusi pada cita ketiga, yaitu peningkatan ekonomi kerakyatan dan kondusifitas generasi muda.
“Finalis yang terpilih malam ini bukan hanya menerima gelar, tetapi juga memegang amanah untuk ikut mewujudkan Kota Mojokerto yang sejahtera, maju, berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Cak Sandi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan juri, pembina, pengrajin, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan tersebut.
“Semoga kerja keras panjenengan semua membawa manfaat bagi Kota Mojokerto,” ucapnya.
Ia berharap para duta yang terpilih nantinya dibina secara profesional agar benar-benar mampu menjalankan peran fungsional dalam mendukung Panca Cita, khususnya cita kedua dan ketiga.
Mengakhiri sambutannya, Cak Sandi secara resmi membuka acara.
“Dengan mengucap Bismillaahirrahmaanirrahiim, Grand Final Duta Batik dan Duta Koperasi Kota Mojokerto 2025 dibuka,” pungkasnya. *ds
