Kepala Kantor Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Camplong, Samsul.(Suaraharianpagi.id/Bun)
Sampang – Suaraharianpagi.id
Sejumlah warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, mengeluhkan dugaan praktik penjualan pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dilakukan Kios Pupuk Ironi. Keluhan tersebut disampaikan warga pada Senin (24/11/2025).
Menurut keterangan warga, pemilik Kios Ironi menjual pupuk bersubsidi dengan harga tidak sesuai ketentuan. Satu karung pupuk PUSRI ukuran 50 kilogram dipatok Rp145.000. Pemilik kios berdalih harga tersebut sudah termasuk tambahan biaya untuk membayar tenaga kuli.
Upaya konfirmasi dari wartawan kepada pemilik kios sebut saja S melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons.
Kepala Kantor Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Camplong, Samsul, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pemilik Kios Ironi sulit dihubungi.
“Memang sangat susah ditelepon. Jarang sekali mengangkat,” ujarnya.
Hasil penelusuran di lapangan memperlihatkan bahwa keluhan warga cukup beralasan. Harga pupuk yang dijual diduga menyalahi aturan dan dinilai memberatkan masyarakat.
Media berharap dinas terkait dapat mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi izin operasional kios tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Suyono, saat dimintai keterangan menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Akan kita laporkan ke Pupuk Indonesia. Jika saat evaluasi ditemukan penyimpangan, maka Pupuk Indonesia bisa langsung mencoret kios yang bersangkutan saat itu juga,” tegasnya.*Bun
