Panit PJR 3 Polda Jatim Ipda Ridho Pramana saat memantau arus lalulintas kendaraan yang keluar masuk di pintu tol warugunung.(Dokumen PJR 3 Polda Jatim)
Surabaya – Suaraharianpagi.id
Arus lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol (GT) Warugunung, Surabaya, terpantau mengalami peningkatan selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Berdasarkan analisis dan evaluasi (Anev) kepolisian, jumlah kendaraan yang melintas pada periode 23 hingga 24 Desember 2025 menunjukkan dinamika signifikan, khususnya pada jam-jam tertentu.
Data yang dihimpun Unit PJR Jatim III Tol Warugunung mencatat, volume kendaraan masuk GT Warugunung arah Mojokerto–Jombang (keluar Surabaya) mencapai 23.587 kendaraan. Angka tersebut mengalami kenaikan 3,8 persen dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 22.728 kendaraan.
Kepadatan tertinggi di jalur keluar Surabaya terjadi pada pukul 16.00–17.00 WIB, dengan jumlah kendaraan mencapai 1.584 unit. Sementara itu, peningkatan arus juga terlihat sejak pagi hingga sore hari, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur Natal.
Sementara pada jalur sebaliknya, yakni kendaraan keluar GT Warugunung arah Surabaya (masuk Surabaya), tercatat sebanyak 24.060 kendaraan. Jumlah tersebut mengalami penurunan 2,0 persen dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 24.545 kendaraan. Puncak arus kendaraan masuk Surabaya terjadi pada pukul 17.00–18.00 WIB dengan 1.929 kendaraan melintas.
Panit PJR 3 Polda Jawa Timur, Ipda Ridho Pramana, mengatakan fluktuasi volume kendaraan di GT Warugunung merupakan hal yang wajar menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru.
“Terjadi peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan, khususnya pada sore hingga petang hari. Hal ini dipengaruhi aktivitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan liburan dan silaturahmi Natal,” ujar Ipda Ridho Pramana, Rabu (24/12/2025).
Ia menegaskan, jajaran PJR Ditlantas Polda Jatim telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar.
“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif, termasuk pengaturan lalu lintas dan rekayasa bila diperlukan. Kami juga mengimbau pengendara agar tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan beristirahat jika lelah,” tambahnya.
Operasi Lilin Semeru 2025 sendiri digelar untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Timur, khususnya pada ruas tol dan jalur utama yang menjadi tujuan mobilitas masyarakat.*dsy
