Ning Ita beri sambutan saat Sosialisasi Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Pro Bestari Tahun 2026 di Kelurahan Pulorejo. (suaraharianpagi.id/ds)
Kota Mojokerto – suaraharianpagi.id
Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuka pendaftaran Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Pro Bestari Tahun 2026. Sosialisasi program tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Kelurahan Pulorejo dan Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Senin (13/7).
Program Pro Bestari menjadi salah satu kebijakan strategis Pemkot Mojokerto dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing melalui pemerataan akses pendidikan. Selain itu, program ini juga bertujuan membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, kebutuhan mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga mencakup biaya hidup selama menempuh pendidikan.
“Biaya kuliah itu bukan cuma soal UKT. Kadang biaya kos, makan, transportasi, dan kebutuhan buku atau literasi itu jauh lebih besar dan sering bikin mahasiswa pusing. Di sinilah Pemkot hadir, supaya anak-anak hebat Kota Mojokerto bisa fokus belajar tanpa perlu cemas memikirkan biaya hidup,” ujar Ning Ita.
Program Pro Bestari memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi berdasarkan capaian akademik maupun nonakademik dengan sistem penilaian berbobot, mulai tingkat kota, provinsi, nasional hingga internasional.
Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga bekerja sama dengan Baznas Kota Mojokerto untuk menyediakan jalur beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu tanpa pembatasan perguruan tinggi negeri. Pendaftaran jalur Baznas dijadwalkan dibuka mulai 3 September 2026.
Manfaat program tersebut telah dirasakan banyak warga. Hermin, warga Pulowetan, mengaku anaknya berhasil menyelesaikan studi di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang hanya dalam waktu 3,5 tahun berkat dukungan beasiswa Pro Bestari.
Dengan IPK 3,88, putranya kini telah bekerja di salah satu perusahaan swasta nasional.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Mojokerto, khususnya kepada Ibu Wali Kota atas program beasiswa yang telah diberikan. Putra saya menerima beasiswa selama tiga tahun. Pada semester pertama ia belum bisa menerima karena masih mahasiswa baru dan harus memenuhi persyaratan IPK terlebih dahulu. Memasuki tahun kedua, ia mendapatkan beasiswa selama dua semester, begitu pula pada tahun ketiga,” tuturnya.
Cerita serupa disampaikan Zakiyah, warga Pulorejo. Ia mengungkapkan adiknya yang kuliah di Universitas Trunojoyo Madura juga mampu menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3,5 tahun melalui dukungan program Pro Bestari dan menjadi sarjana pertama di keluarganya.
Pemerintah Kota Mojokerto berharap program tersebut dapat terus melahirkan generasi muda berprestasi sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Pendaftaran Beasiswa Pro Bestari Tahun 2026 dilakukan secara daring melalui aplikasi Mojo Kampus di laman: https://beasiswa-disporapar.mojokertokota.go.id/.*ds
Tag :
#kotamojokerto #diskominfokotamojokerto
