Pimpinan cabang Bulog Mojokerto Muhammad Husin sedang mendampingi kunjungan DPR RI bersama Bupati Mojokerto di gudang Bulog.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto – Suaraharianpagi.id
Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, membeberkan capaian positif kinerja Bulog Mojokerto sepanjang 2026. Hingga awal Mei, serapan gabah yang telah berhasil dihimpun mencapai 69.000 ton setara beras atau hampir memenuhi target tahunan yang ditetapkan sebesar 71.751 ton.
Capaian tersebut disampaikan Husin saat mendampingi kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Fraksi NasDem, Muhammad Habibur Rochman, ke gudang Bulog di Jalan RA Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/5/2026). Kunjungan itu juga dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bersama sejumlah pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Husin menjelaskan bahwa kondisi stok pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Mojokerto dalam kondisi aman, baik untuk beras maupun minyak goreng rakyat MinyaKita.
“Target penyerapan tinggal kurang sekitar 4 persen. Sekarang sudah 69.000 ton setara beras. Minggu depan selesai, bahkan berpotensi melampaui target, padahal ini masih bulan Mei dan target berlaku sampai Desember,” ujar Husin.
Menurutnya, capaian tersebut menempatkan Bulog Mojokerto pada posisi strategis di tingkat Jawa Timur. Saat ini, Bulog Mojokerto menempati urutan ketiga dalam penyerapan gabah beras se-Jawa Timur tahun 2026.
Sementara untuk distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog Mojokerto berada di posisi kelima se-Jatim.
“Bulog Mojokerto urutan ketiga penyerapan gabah beras se-Jatim tahun ini, dan untuk pengeluaran beras SPHP berada di urutan kelima,” terangnya.
Husin mengungkapkan, wilayah kerja Bulog Cabang Mojokerto didukung oleh enam kompleks pergudangan yang tersebar di Mojokerto dan Jombang. Dua kompleks berada di Mojokerto dan empat lainnya berada di Jombang, dengan kapasitas masing-masing gudang berkisar antara 2.000 hingga 3.500 ton.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur pergudangan menjadi faktor penting dalam mendukung optimalisasi penyerapan hasil panen petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah kerja Bulog Mojokerto.
Selain fokus pada serapan gabah, Bulog Mojokerto juga memastikan ketersediaan MinyaKita tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Distribusi MinyaKita terus dilakukan secara intensif melalui berbagai jalur resmi, seperti pedagang pengecer di pasar tradisional, khususnya pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), termasuk Pasar Mojosari.
Penyaluran juga dilakukan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), Rumah Pangan Kita (RPK), hingga outlet kemitraan Bulog lainnya.
“Untuk stok MinyaKita aman. Kami terus mendistribusikan ke pedagang di pasar SP2KP, KDMP/KKMP, RPK, dan outlet kemitraan Bulog,” tegas Husin.
Dengan capaian serapan yang hampir melampaui target tahunan, Bulog Mojokerto optimistis mampu terus menjaga stabilitas stok pangan serta mendukung ketahanan pangan nasional di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.(Dsy)
