Suasana berbagi takjil di alun-alun wiraraja.(Suaraharianpagi.id/dsy)
Mojokerto kota – Suaraharianpagi.id
Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Mojokerto bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Edukasi tersebut dikemas melalui kegiatan sosial pembagian takjil kepada warga di ruang publik.
Kegiatan berlangsung di Alun-Alun Wiraraja Mojokerto, Jumat (13/3/2026) sore. Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas maupun yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.
Selain berbagi makanan untuk berbuka puasa, petugas BNN Mojokerto bersama anggota PWI Mojokerto juga membagikan stiker serta memberikan edukasi singkat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat.
Kepala BNN Mojokerto, AKBP Damar Bastiar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan pesan pencegahan narkoba secara langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, ruang publik seperti alun-alun menjadi tempat yang efektif untuk menyampaikan pesan edukatif karena banyak masyarakat yang berkumpul dan beraktivitas di lokasi tersebut.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika. Harapannya, masyarakat semakin sadar dan menjauhi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
AKBP Damar menambahkan, sinergi antara BNN dan insan pers sangat penting dalam memperkuat kampanye anti-narkoba. Media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas.
Ia juga mengakui bahwa peredaran narkoba di wilayah Kota Mojokerto masih ditemukan, meskipun kondisinya dinilai relatif terkendali dibandingkan dengan sejumlah kota besar lainnya. Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat.
“Ke depan kami berharap Mojokerto semakin mendekati kondisi zero penyalahgunaan narkoba. Kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan peran wartawan tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menilai kolaborasi antara BNN dan PWI merupakan langkah positif untuk memperkuat gerakan edukasi tentang bahaya narkoba di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sangat baik karena selain berbagi takjil kepada masyarakat yang berpuasa, juga memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Kami siap mendukung kampanye pencegahan melalui pemberitaan yang edukatif,” ujarnya.
Aminuddin berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar pesan tentang bahaya narkoba semakin luas tersampaikan kepada masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk media, sangat penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(Dsy)
Tag:
#Pwimojokerto #Bnnkotamojokerto #Berbagitakjil #Ramadanberkah
