Polisi mengembalikan kendaraan kepada pemiliknya secara gratis.(Suaraharianpagi.id/red)
Ngawi – Suaraharianpagi.id
Kinerja cepat dan profesional jajaran Polres Ngawi Polda Jawa Timur dalam menangani kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor berhasil dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya apa pun.
Penyerahan barang bukti dilakukan secara resmi oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.H., kepada para korban yang sebelumnya melaporkan kehilangan kendaraan.
“Barang bukti hasil pengungkapan kasus curanmor berupa sepeda motor sudah kami serahkan kembali kepada masing-masing pemiliknya beberapa hari lalu,” ujar Kompol Rizki Santoso, Kamis (5/2/2026).
Kompol Rizki menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat yang cepat melapor dan kooperatif selama proses penyelidikan. Ia juga mengimbau warga untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan kendaraan guna mencegah tindak kejahatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama masyarakat. Partisipasi aktif warga sangat membantu kepolisian dalam menindaklanjuti laporan serta mengembalikan kendaraan kepada pemilik sahnya,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Polres Ngawi Polda Jatim akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana curanmor demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Komitmen kami adalah memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Apresiasi datang dari para korban curanmor yang motornya berhasil ditemukan dan dikembalikan. Ilham Riyo Saputro, warga Kelurahan Ketanggi, mengaku sangat bersyukur karena motornya kembali tanpa dipungut biaya sedikit pun.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Ngawi. Motor saya kembali dan diserahkan secara gratis tanpa biaya. Semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat,” ujar Ilham sambil menunjukkan dokumentasi penyerahan motornya.
Hal serupa disampaikan Slamet, warga Desa Ngale, Kecamatan Paron. Ia mengaku terharu atas respons cepat aparat kepolisian setelah laporannya diterima.
“Terima kasih Pak Polisi. Laporan saya langsung ditindaklanjuti, motor saya kembali, dan pengambilannya tidak dipungut biaya. Ini sangat berarti bagi keluarga kami karena motor ini digunakan untuk bekerja sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Bayu Ardyansyah, korban curanmor asal Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, menilai pelayanan Polres Ngawi berlangsung cepat, profesional, dan humanis.
“Prosesnya jelas, cepat, dan gratis tanpa pungutan apa pun. Bahkan motor saya ditemukan hanya dalam waktu 12 jam. Alhamdulillah, semoga wilayah Ngawi ke depan semakin aman dan kondusif,” ucap Bayu.
Pengembalian kendaraan tanpa biaya tersebut menjadi bukti komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(red)
